Diskusi Pengembangan Kampus, Rektor UNUKASE Sambut Kehadiran Pimpinan LPTNU dalam

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) menggelar diskusi pengembangan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama

Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) menggelar diskusi pengembangan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama

Banjarmasin – Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) menggelar diskusi pengembangan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama. Kegiatan itu terlaksana di Gedung Serbaguna UNUKASE, Jumat (22/05/2026).

Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menyambut dengan hangat kehadiran Sekretaris Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Dr.rer.pol. M. Faishal Aminuddin, S.S., M.Si., serta Sekretaris Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama, Dr. Abu Amar Bustomi, M.Si.

Jajaran pejabat struktural Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan turut berhadir pada kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Rektor I Dr. H. Jarkawi, M.M.Pd., Wakil Rektor III Dr. Ir. Murjani, S.P., S.I.Kom., S.T., M.S., IPM., para dekan, kepala biro, serta kepala bagian di lingkungan UNUKASE.

Dalam sambutannya, Rektor UNUKASE Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan LPTNU yang telah memberikan perhatian terhadap pengembangan perguruan tinggi, khususnya UNUKASE. Ia menilai kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk berbagi wawasan dan strategi dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi.

“Terima kasih kepada pimpinan LPTNU yang telah memberikan perhatian kepada perguruan tinggi, khususnya UNUKASE, sehingga kami berkesempatan menerima sharing ilmu pengembangan perguruan tinggi dengan menghadirkan pemateri Dr. Abu Amar Bustomi, M.Si.,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Dr. Abu Amar Bustomi, M.Si., menegaskan bahwa di tengah tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, pengembangan perguruan tinggi tidak lagi cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik atau rutinitas administratif. Perguruan tinggi harus memiliki daya tahan, identitas, dan kemampuan beradaptasi agar mampu bertahan sekaligus tumbuh di tengah perubahan zaman.

Menurutnya, transformasi kampus harus dimulai dari pembangunan visi besar dan keberanian melakukan perubahan secara terukur. Kampus yang kuat bukan hanya memiliki gedung megah, tetapi mampu menghadirkan makna, harapan, dan solusi nyata bagi masyarakat.

“Perguruan tinggi hari ini tidak cukup hanya menjual ijazah. Kampus harus hadir sebagai pusat solusi, pusat inovasi, dan pusat penggerak masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa kampus berkembang harus terlebih dahulu memastikan stabilitas cashflow dan menjaga kesehatan institusi sebelum mengejar prestise semu. Kampus perlu melakukan diversifikasi sumber pendapatan melalui penguatan unit usaha, pelatihan, pusat riset, layanan digital, dan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak. Selain itu, ia menilai penguatan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam mempercepat pengembangan kampus.

Baca Juga:  BAWASLU Kalsel Gelar Kesepakatan Kerjasama Bersama Sejumlah Perguruan Tinggi

Institusi membutuhkan tim inti yang militan, kreatif, loyal terhadap visi, dan mampu bergerak cepat menghadapi tantangan. Kampus dapat menerapkan strategi “low cost–high impact” dengan memanfaatkan media digital, branding, webinar nasional, podcast edukatif, dan promosi berbasis kecerdasan buatan (AI). Strategi tersebut mampu meningkatkan daya jangkau serta reputasi kampus tanpa memerlukan biaya besar.

Sementara itu, kampus juga perlu memposisikan mahasiswa sebagai bagian dari ekosistem gerakan kampus, bukan sekadar penerima layanan pendidikan. Sehingga, keterlibatan mahasiswa dalam media, inovasi, bisnis kampus, pengabdian masyarakat, dan pengembangan startup dapat memperkuat loyalitas serta daya tahan institusi.

Menurut Bustomi, perguruan tinggi yang akan bertahan di masa depan adalah kampus yang mampu menjadi “problem solver” bagi masyarakat, mulai dari pemberdayaan UMKM, digitalisasi desa dan pesantren, hingga pengembangan inovasi sosial berbasis kebutuhan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa krisis tidak selalu harus dipandang sebagai ancaman, melainkan momentum untuk melakukan konsolidasi, efisiensi, reformasi budaya kerja, dan memperjelas arah perjuangan institusi.

“Kampus kecil tidak boleh berpikir kecil. Yang bertahan hari ini bukan semata yang paling kaya, tetapi yang paling adaptif, paling relevan, dan paling memiliki identitas,” pungkasnya.

Berita Terkait

UNUKASE Berhasil Lolos Hibah Mahasiswa Berdampak 2026
Dalam rangka memperingati 164 tahun wafatnya Pangeran Antasari, Dewan Budaya Banjar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Pangeran Antasari
Pemulangan Tengkorak kepala Demang Lehman dari Belanda, Dewan Budaya Banjar Mendukung
Bendahara Umum Dewan Budaya Banjar Menyampaikan Ucapan Dirgahayu HUT TNI ke-81
Dewan Budaya Banjar, Pasar Terapung Lok Baintan Harus Dilestarikan dan Difasilitasi
Dewan Budaya Banjar Mengucapkan Selamat Hari Batik Nasional 2026
Aksi Cepat Tanggap, TP PKK Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Banjarmasin
Lima Abad Banjarmasin, Dewan Adat Banjar Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Banjar
Tag :
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:52 WITA

‘Ngopi’ Bareng di Angsana, Bupati Tanah Bumbu Perkuat Persatuan dan Dorong UMKM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:56 WITA

TP PKK Tanah Bumbu Terima Kunjungan Evaluasi, Fokus Tingkatkan Kualitas Program

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:50 WITA

Perkuat Pangan Bergizi, PKK Tujuh Desa di Kuranji Belajar Olah Ikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:42 WITA

Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla, Pemkab Tanah Bumbu Bagikan Masker

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:27 WITA

Sampah Dipantau Secara Digital, DLH Tanah Bumbu Luncurkan Aksi SIMPATI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Dinas Perikanan Tanah Bumbu menggelar Cooking Class di Satui, Tekankan Olahan Ikan Sehat Sekaligus Peluang Usaha

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:21 WITA

Tenun Pagatan Berbordir Didorong Makin Dikenal, Dekranasda Tanah Bumbu Siapkan Strategi Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:13 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Bekali Pelajar dengan Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Politik

Berita Terbaru

UNUKASE menorehkan prestasi melalui keberhasilan tim dosen dan mahasiswa yang lolos pendanaan Program Mahasiswa Berdampak Aksara Peduli

Banjarmasin

UNUKASE Berhasil Lolos Hibah Mahasiswa Berdampak 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:22 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x