Kotabaru – Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengembangkan pemanfaatan limbah tulang ikan menjadi bahan baku pangan bernilai ekonomi. Salah satunya melalui pelatihan pengolahan tulang ikan menjadi tepung untuk bahan pembuatan aneka kue kering.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, mulai Senin (2/11/2026), tersebut diikuti sekitar 50 peserta. Mayoritas merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari sejumlah kecamatan di Kotabaru.
Peserta berasal dari Kecamatan Pulau Laut Utara, Pulau Laut Sigam, Pulau Laut Timur, Pulau Laut Tengah, Pulau Laut Barat, Pulau Laut Selatan, hingga Pulau Sembilan.
Kepala Dinas Perikanan Kotabaru H. Zaenal Arifin melalui Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Daya Saing, Hj. Hajrah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan nilai tambah hasil samping perikanan.
Menurutnya, tulang ikan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal berpotensi diolah menjadi tepung sebagai bahan tambahan pembuatan produk makanan.
“Melalui pelatihan ini, kami menggandeng narasumber ahli untuk melatih para pelaku UMKM bagaimana menyulap limbah tulang ikan menjadi tepung ikan, yang kemudian diolah kembali menjadi aneka kue kering berkualitas seperti nastar, putri salju, hingga kue kering khas lainnya,” kata Hajrah.
Selain pengolahan tulang ikan, peserta juga mendapatkan materi pembuatan produk pangan berbahan dasar ikan.
Pada hari kedua, pelatihan dijadwalkan membahas pengolahan ikan lele, bandeng, dan tenggiri menjadi berbagai produk makanan, di antaranya nugget dan dimsum.
Untuk memberikan keterampilan teknis kepada peserta, Dinas Perikanan menghadirkan Kiki Rohana Handayani dan Agung Nuri Wijaya dari tim Hokitok Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Kiki berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan peserta untuk mengembangkan usaha masing-masing.
Ia juga berharap produk olahan hasil perikanan tersebut dapat menjadi sumber tambahan pendapatan keluarga sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Kotabaru.
“Semoga teman-teman UMKM di Kotabaru ini bisa berproduksi dan akhirnya bisa menambah pemasukan mereka. Yang ketiga bisa menjadikan mereka sebagai UMKM yang bisa naik kelas dengan tentunya didampingi oleh Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru,” ujar Kiki.

















