HWPL Indonesia Media Forum Ajak Media Aktif Menyuarakan Perdamaian

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 17:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HWPL Indonesia menggelar Media Forum daring pada Sabtu, 23 Agustus 2025, di Jakarta, membahas peran media sebagai agen perdamaian

HWPL Indonesia menggelar Media Forum daring pada Sabtu, 23 Agustus 2025, di Jakarta, membahas peran media sebagai agen perdamaian

Jakarta – HWPL Indonesia menggelar Media Forum secara daring, dengan tema “Saatnya Pers Merdeka dan Membawa Damai” di tengah meningkatnya kekhawatiran akan misinformasi dan menurunnya kepercayaan terhadap jurnalisme. peserta dari sembilan media nasional dan lokal menghadiri forum ini pada Sabtu, 23 Agustus.  Selain itu Rica Feliciano, Communications Head HWPL Filipina, sebagai featured guest dalam wawancara inspiratif.

Forum ini turut menampilkan teaser film dokumenter Filipina yang inspiratif, kemudian peserta dibagi ke dalam dua breakout room untuk mendiskusikan peran media dalam membangun narasi perdamaian serta mewujudkan persatuan tanpa perang maupun konflik.

Selain itu, forum tersebut membahas topik bagaimana media dapat tetap berperan sebagai agen perdamaian di era digitalisasi, ketika media sosial dipenuhi disinformasi, serta menekankan pilihan antara substansi atau sensasi dalam pemberitaan.

Berbagai pandangan penting mengemuka dalam sesi diskusi. Walas dari Media Mimbar Bangsa menegaskan bahwa media perlu giat menyuarakan perdamaian lewat tulisan dan narasi yang dapat membentuk pola pikir masyarakat, serta semakin sering berkolaborasi dengan media besar. Ia juga memberitahukan bahwa penulis berita perlu menindaklanjuti publikasi dengan menghadirkan artikel lanjutan tentang cara mewujudkan perdamaian.

Sedangkan, Hendry Nursal, Publicity Ambassador HWPL Indonesia dari Jambi Daily dan Bicara Jambi, menekankan pentingnya peran media sebagai suara masyarakat.Ia berpendapat bahwa konflik kerap timbul karena adanya ketidakadilan dan kesenjangan. Sebab itu, Media perlu menyajikan narasi dengan lebih bijak agar tidak memperburuk kedua faktor tersebut.

Baca Juga:  SMSI Gelar Konvensi Nasional, Bahas Supremasi Hukum Menuju Indonesia Emas 2045

Sementara itu, Ridwan Mubarok menekankan bahwa media bertanggungjawab moral dan sosial selain sekadar mengejar keuntungan.

“Kebebasan pers adalah kebebasan yang bertanggung jawab, harus berprinsip pada dasar-dasar hukum yang ada,” ujarnya.

Dalam forum ini, HWPL juga mengusulkan agar berita-berita perdamaian dapat dikemas dalam bentuk special feature, yakni laporan yang disajikan secara mendalam. Selain itu, forum media ini direncanakan berlangsung secara rutin, selaras dengan agenda internasional HWPL yang setiap tahun diperingati pada 14 Maret, 25 Mei, dan 18 September sebagai Hari Puncak Perdamaian Dunia. HWPL juga memberikan kesempatan untuk menjalin kerja sama dengan media di Indonesia, misalnya melalui penyelenggaraan pelatihan jurnalistik perdamaian bagi masyarakat luas.

Mengusung semangat kolaborasi, HWPL Indonesia Media Forum menekankan kembali urgensi kebebasan pers yang berorientasi pada perdamaian, sehingga media tidak hanya berfungsi sebagai pilar demokrasi, tetapi juga sebagai agen perdamaian dunia di tengah era digitalisasi.

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 04:22 WITA

Pemkab Tanah Laut Resmi Gelar Innovation Award 2026, Guna Mendorong Transformasi Pelayanan Publik

Senin, 7 September 2026 - 16:56 WITA

Maulid Nabi di Guntung Besar, Wabup Tanah Laut Tekankan Silaturahmi dan Kebersamaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:23 WITA

Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WITA

HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:10 WITA

Khidmat, Wabup Zazuli Pimpin Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Tanah Laut

Berita Terbaru

MUI Kalimantan Selatan, Bidang Kerukunan Umat Beragama menyelenggarakan diskusi bertema “Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas”

Banjarmasin

Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:09 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x