Banjarmasin – Dalam rangka memperingati 164 tahun wafatnya Pangeran Antasari pada 11 Oktober 2026. Dewan Budaya Banjar mengajak generasi muda dan seluruh masyarakat Banjar. Ajakan tersebut untuk mengenang, menghormati, serta meneladani semangat perjuangan pahlawan nasional asal Kalimantan Selatan tersebut.
Sekretaris Jenderal Dewan Budaya Banjar, H. A. Sya’rani, S.Ag., M.Ag., menyampaikan bahwa peringatan wafatnya Pangeran Antasari bukan sekadar mengenang sejarah. Akan tetapi, merupakan momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap tanah air, melestarikan budaya Banjar. Selain itu, juga dapat menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi penerus.
Menurutnya, Pangeran Antasari merupakan sosok pejuang yang terkenal karena keberanian, keteguhan pendirian, dan semangatnya dalam mempertahankan kehormatan serta kedaulatan Banua dari penjajahan.
“Semangat perjuangan Pangeran Antasari harus terus hidup di hati generasi muda Banjar. Perjuangan pada masa sekarang dapat diwujudkan melalui pendidikan, menjaga persatuan, melestarikan adat dan budaya, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Ia berharap generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan para pahlawan. Sebaliknya, nilai-nilai kepahlawanan hendaknya dijadikan inspirasi untuk membangun karakter yang berintegritas, berani membela kebenaran, menjunjung tinggi persaudaraan, dan memiliki kepedulian sosial.
H. A. Sya’rani juga mengajak seluruh masyarakat Banjar untuk bersama-sama menjaga warisan budaya leluhur, memperkuat identitas Banjar. Selain itu, kita juga harus meneruskan perjuangan para pendahulu melalui karya, pengabdian, serta tindakan positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai generasi muda hanya mengenal nama Pangeran Antasari, tetapi tidak memahami nilai perjuangan yang diwariskannya. Mari kita jadikan sejarah sebagai pedoman untuk membangun Banua yang bermartabat, maju, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai budaya serta persatuan bangsa,” tambahnya.
Dewan Budaya Banjar berharap peringatan 164 tahun wafatnya Pangeran Antasari dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat. Karena semangat kepahlawanan, kecintaan terhadap Banua, dan pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama.
Mewarisi semangat Pangeran Antasari berarti menjaga kehormatan Banua, melestarikan budaya Banjar, dan menyiapkan generasi penerus yang berkarakter serta cinta tanah air.















