Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengingatkan pentingnya menjauhi kesombongan dan menjalankan jabatan sebagai amanah saat menjadi khatib salat Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jumat (9/10/2026).
Dalam khutbahnya, Suyudi menyampaikan bahwa jabatan, pangkat, kekuasaan, dan harta tidak seharusnya membuat seseorang merasa lebih tinggi daripada orang lain. Semua itu merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, sebagaimana pesan dalam Al-Qur’an Surah Ash-Shaff ayat 2–3.
Nilai tersebut menjadi pengingat bagi anggota Polri untuk menjalankan kewenangan secara bertanggung jawab serta mengedepankan sikap rendah hati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penerapan nilai integritas tercermin melalui pelayanan pengaduan, penanganan perkara secara adil, keterbukaan terhadap kritik, serta kepastian hukum bagi masyarakat.
Selain itu, upaya membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat perlu didukung pelayanan yang responsif, perlindungan yang optimal, serta penegakan hukum tanpa diskriminasi.
Slogan Polisi Bersama Masyarakat juga perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk kesediaan mendengarkan aspirasi dan menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Kepercayaan publik terhadap kepolisian tidak hanya ditentukan oleh pesan yang disampaikan pimpinan, tetapi juga oleh konsistensi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas.
Karena itu, pesan Kapolri dalam khutbah Jumat tersebut menekankan pentingnya tanggung jawab dan kerendahan hati dalam menjalankan jabatan.
Implementasinya diharapkan tercermin dalam perilaku anggota Polri, baik saat memberikan pelayanan maupun ketika menegakkan hukum.















