Kam. Jun 20th, 2024

Bupati Taanh Bumbu Optimalkan Lahan Rawa

By Redaksi Jul2,2021

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM. Zairullah Azhar membuka ekspos optimasi lahan rawa yang digelar Kamis (01/07/2021) di ruang rapat Bupati.

Expose menghadirkan Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Selatan melalui Sekretaris nya Imam Subarkah.

Dalam ekpose nya Imam Subarkah memaparkan, kegiatan optimasi lahan rawa adalah cara meningkatkan produktifitas lahan maupun produksi.

Terutama untuk tanaman padi, dimana sudah berlangsung sejak tahun 2016, tetapi yang cukup gencar dan intensif itu sejak tahun 2019.

“Kami laporkan pada Bupati untuk Kalsel, di tahun 2019 itu mendapatkan alokasi untuk kegiatan optimasi lahan ini mencapai 120.000 hektar se Kalsel. Kemudian fokusnya masih di daerah Batola Kabupaten Banjar dan Tanah Laut,” jelas Imam.

Untuk tahun 2021 pihaknya mencoba untuk mengurangi alokasi yang ada di Kabupaten yang sudah pernah mendapatkan kegiatan ini.

Sementara dicoba untuk melaksanakan kegiatan ini di kabupaten yang belum mendapatkan, yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru.

“Pada tahun ini dari beberapa Kabupaten yang ada selain kotabaru dan Tanbu, juga HST, HSS, Batola. Dari beberapa Kabupaten itu kita di alokasikan sebanyak 5.200 hektar. Untuk Kabupaten Tanah Bumbu sendiri kita alokasikan seluas 1.319 hektar,” ujarnya.

Dikesempatan itu, optimalisasi ini mendapatkan apresiasi dari Bupati Tanah Bumbu . Kerena ekspos yang disampaikan pihak Dinas Pertanian dan Holtikultura Kalsel itu berkaitan dengan optimasi lahan rawa di Bumi Bersujud.

“Dari beberapa informasi yang disampaikan hal ini sangat menarik. Sehingga Saya berharap teman teman di Kabupaten agar serius mendalami hasil ekspos ini, sehingga nanti kita justru bisa mendorong para petani kemudian semakin menambah target fisik dan produksi dari petani itu sendiri,” jelasnya.

Baca Juga  Pererat Silaturahmi, DPC APBMI Tanah Bumbu Gelar Buka Puasa Bersama Anggota dan Jurnalis Tanah Bumbu

Tambahnya, hal yang menarik lagi bahwa di Tanah Bumbu ini memiliki geografis yang sangat beragam.

“Kita tahu disini bukan daerah srategis dalam hal pertanian dibanding daerah lain. Namun kami sedang berusaha untuk membangun pusat irigasi besar yaitu Bendungan Kusan. Insya Allah ini nanti akan membantu sektor pertanian di daerah ini,” pungkasnya. (**)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *