Tanah Bumbu – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif secara resmi menutup rangkaian kegiatan Aksi Bajual Wadai 2026 yang digelar di halaman depan Masjid Agung Al-Falah, Simpang Empat, Kamis (12/03/2026).
Penutupan kegiatan kuliner Ramadan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan yang selama Ramadan menghadirkan berbagai jajanan tradisional khas daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif menyukseskan kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Aksi Bejual Wadai pada bulan Ramadan tahun ini,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar menjadi pusat kuliner Ramadan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial masyarakat sekaligus wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempromosikan produk kuliner lokal.
“Aksi Bejual Wadai menghadirkan suasana Ramadan yang penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini mempererat silaturahmi masyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Bupati.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pedagang dan pelaku UMKM yang telah ambil bagian dalam kegiatan tersebut, serta kepada jajaran TNI dan Polri yang turut menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri, khususnya Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang selalu hadir di tengah masyarakat untuk menjaga keamanan dan menciptakan suasana yang kondusif,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif. Di antaranya penurunan angka kemiskinan dari 14.677 jiwa pada 2024 menjadi 13.812 jiwa pada 2025, atau turun sebesar 3,13 persen.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tanah Bumbu kini menempati peringkat keempat di Provinsi Kalimantan Selatan, serta menjadi peringkat kedua tertinggi di antara seluruh kabupaten di provinsi tersebut.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi daerah juga menunjukkan peningkatan, yakni 4,82 persen pada 2025 dan diproyeksikan naik menjadi 5,52 persen pada 2026.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan kabar baik bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Pemerintah daerah telah menetapkan bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tahun 2026 akan diberikan secara penuh atau sebesar 100 persen kepada aparatur negara, baik PNS maupun PPPK, sesuai ketentuan yang berlaku.
“Mudah-mudahan dengan adanya kebijakan ini, dapat menambah semangat kita semua untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta bersama-sama mendukung pembangunan daerah demi kemajuan Kabupaten Tanah Bumbu yang kita cintai” ujarnya.
Penutupan Aksi Bajual Wadai 2026 ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, para pelaku UMKM, serta masyarakat.
Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan penyerahan hadiah dan piala kepada para pemenang Lomba Dai Cilik dan Lomba Adzan, sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat generasi muda dalam syiar Islam di Kabupaten Tanah Bumbu.















