Banjarbaru – Upaya penanganan dan pencegahan stunting di Kota Banjarbaru terus digalakkan melalui aksi nyata pemberdayaan masyarakat. Pada Sabtu (8/7/2026), kegiatan program pengabdian masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Komunitas Perempuan di Kelurahan Cempaka dalam Pemanfaatan Potensi Ikan Lokal untuk Pencegahan Stunting” dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahan Cempaka.
Inisiatif ini terancang untuk membekali para kader perempuan setempat dengan pengetahuan serta keterampilan praktis dalam mengolah komoditas pangan lokal menjadi sajian bergizi tinggi bagi anak. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program berkelanjutan yang berhasil memperoleh dana melalui program Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Rieh Firdausi, Ns., M. Kep, menjelaskan bahwa pelibatan komunitas perempuan menjadi kunci strategis dalam menekan angka stunting langsung dari lingkup keluarga. Melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang melimpah dan terjangkau, inovasi ini mampu menyajikan variasi makanan kaya gizi untuk anak-anak tanpa beban finansial yang memberatkan.
Sebelum pelaksanaan kegiatan ini, para kader telah memiliki informasi dan pengetahuan melalui edukasi dan kesehatan oleh Fitri Ayatul Azlina, Ns., M. Kep. Dalam pemaparannya, beliau menekankan betapa krusialnya asupan protein hewani dari potensi ikan lokal, khususnya ikan lele. Ikan lele memiliki kandungan protein tinggi, kaya asam lemak esensial, serta mikronutrien penting yang sangat dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembang optimal balita sekaligus mencegah risiko stunting sejak dini.
Pada kegiatan demonstrasi, olahan pangan dipandu langsung oleh Winda Ayu Fazraningtyas, Ns., MNS., Ph. D. Beliau mempraktikkan tata cara pembuatan nugget ikan lele, sebuah inovasi kuliner sehat, bergizi tinggi, dan menarik bagi anak-anak. Olahan nugget berbasis ikan lokal ini dirancang praktis agar mudah direplikasi oleh para ibu rumah tangga di rumah, sekaligus menjadi solusi cerdas bagi anak yang sering kali sulit atau enggan mengonsumsi ikan secara langsung.
Melalui sinergi antara tim akademisi, pemerintah tingkat kelurahan, dan komunitas perempuan di Kelurahan Cempaka, kegiatan ini diharapkan dapat memicu perubahan pola konsumsi harian keluarga secara berkelanjutan. Penguatan kapasitas para ibu dalam mengolah potensi lokal diproyeksikan menjadi pilar utama menuju terciptanya generasi bebas stunting di Kota Banjarbaru.















