Banjar – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan pengendalian penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) terus digencarkan melalui pendekatan promotif dan preventif. Sebagai bentuk nyata peran mahasiswa dalam menjalankan fungsi sebagai kolaborator di tengah masyarakat. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Angkatan 26 Kelompok C dan D Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menghadirkan program pengabdian masyarakat bertajuk SALANG PEKA (Sungai Alang Pahami Efek dan Kenali Aneka NAPZA).
Program ini menjadi wujud sinergi dan kerja sama yang erat antarberbagai lintas sektor, yang melibatkan Pemerintah Desa Sungai Alang, Puskesmas Karang Intan 2, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru, serta Mahasiswa Profesi Ners ULM. Melalui kolaborasi strategis ini, penanganan dan edukasi mengenai bahaya NAPZA dapat diintegrasikan secara komprehensif langsung kepada sasaran masyarakat Desa Sungai Alang.
Berdasarkan data awal di lapangan, masih terdapat kesenjangan pengetahuan masyarakat mengenai jenis-jenis narkoba seperti ganja, sabu-sabu, heroin, dan ekstasi, serta tingginya angka keluarga dengan anggota yang merokok. Oleh karena itu, melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, kegiatan dirancang agar peserta dapat memperoleh edukasi mendalam mengenai dampak serta cara mengenali bentuk penyalahgunaan NAPZA di lingkungan sekitar.
Pelaksanaan pendidikan kesehatan ini dibagi menjadi dua sesi utama guna menjangkau sasaran secara optimal. Kegiatan pertama sukses dilaksanakan pada tanggal 12 September 2026 bertempat di Balai Desa Sungai Alang, sedangkan kegiatan kedua dilanjutkan pada tanggal 22 September 2026 di Madrasah Diniyah Mabaussa’adah. Acara diisi dengan sesi menggali pengetahuan awal peserta, penyampaian materi interaktif oleh narasumber ahli dari BNN Kota Banjarbaru, serta diskusi terbuka. Materi yang disampaikan mencakup pengertian NAPZA, jenis-jenis zat adiktif, efek dan dampaknya bagi kesehatan fisik maupun sosial, hingga langkah-langkah pencegahan di lingkungan keluarga.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi selama rangkaian kegiatan berlangsung. Peserta aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab serta menyambut positif edukasi yang diberikan. Melalui sinergi lintas sektor ini, masyarakat dan para pelajar dibekali kesiapan mental serta kewaspadaan dini agar mampu melindungi diri dan lingkungan sekitar dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang.
Pemerintah Desa Sungai Alang bersama jajaran tenaga kesehatan menyambut baik dan mengapresiasi kolaborasi yang diinisiasi oleh civitas akademika ULM ini. Kehadiran mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 dinilai berhasil menjadi jembatan penghubung yang efektif antara instansi terkait dan masyarakat dalam membangun ketahanan desa.
Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini berada di bawah pelindungan Dr. Herawati, S.Kep., Ns., M.Kep., serta bimbingan tim dosen penasehat yakni Lola Illona Elfani Kausar, S.Kep., Ns., M.Kep., dan Rida Husni, S.Kep., Ns., M.M.
Melalui semangat “SALANG PEKA” dan kuatnya kolaborasi lintas sektor, mahasiswa Profesi Ners ULM membuktikan bahwa upaya pencegahan masalah sosial dan kesehatan dapat berjalan optimal apabila didukung oleh kepedulian bersama. Harapannya, kesadaran yang telah terbangun ini dapat terus berlanjut secara mandiri di tengah keluarga dan masyarakat, demi mewujudkan lingkungan Desa Sungai Alang yang bersih, sehat, dan bebas dari NAPZA.















