Tanah Laut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat mengenai keberadaan tumpukan sampah liar di kawasan belakang Kuburan Muslimin, Kecamatan Pelaihari.
Penanganan tersebut dilakukan melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) sebagai bentuk tindak lanjut atas keluhan warga yang menyoroti kondisi lingkungan di lokasi tersebut.
Langkah cepat ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan program prioritas Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto bersama Wakil Bupati HM. Zazuli, khususnya terkait peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik.
Sebelumnya, warga menyampaikan keluhan mengenai banyaknya sampah yang menumpuk hingga menimbulkan pemandangan kurang nyaman di sekitar area pemakaman. Kondisi itu terjadi meskipun telah terdapat larangan membuang sampah di lokasi tersebut.
Menindaklanjuti laporan yang diterima, DPRKPLH langsung menurunkan petugas kebersihan beserta armada pengangkut sampah untuk melakukan pembersihan.
Berbagai jenis sampah rumah tangga dan limbah plastik yang menumpuk kemudian diangkut dari lokasi.
Sampah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya dibawa menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) guna mencegah dampak pencemaran terhadap lingkungan sekitar.
Kepala DPRKPLH Kabupaten Tanah Laut, Gt. Erzandi, mengatakan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, terutama masyarakat.
“Kami mengapresiasi informasi yang disampaikan masyarakat dan rekan media. Setelah laporan diterima, tim langsung bergerak ke lokasi. Namun pengelolaan sampah juga membutuhkan kesadaran bersama agar persoalan serupa tidak terus berulang,” ujarnya.















