Banjar — Tim Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) tahun 2026 melaksanakan kegiatan bertajuk “Optimalisasi Peran Kader PTM Puskesmas melalui Program Pemberdayaan Preventif untuk Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular”. Kegiatan ini dalam rangkameningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular (PTM).
Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan kapasitas. Karena kader kesehatan sebagai garda terdepan dalam upaya promotif dan preventif di masyarakat.
Kegiatan PDWA ini terlaksana melalui tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang berlangsung selama bulan Mei hingga Juni 2026. Pelaksanaan kegiatan bekerja sama dengan mitra kader SIGAP PTM Desa Keramat dan Kantor Desa Keramat, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar.
Puncak kegiatan PDWA akan terlaksana pada tanggal 22 Juni 2026 di Desa Keramat. Selain itu, 18 peserta yang terdiri dari kader kesehatan serta aparat Desa Keramat turut hadir. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mengenali faktor risiko penyakit kardiovaskular serta melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan sederhana di masyarakat.

Mengawali kegiatan dengan edukasi kesehatan menggunakan media modul elektronik dengan topik “Kenali Penyakit Jantung/Kardiovaskular”. Materi mencakup pengenalan penyakit jantung, faktor risiko, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai. Selain itu, pentingnya penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit kardiovaskular.
Setelah sesi edukasi, ada pelatihan keterampilan pengukuran tekanan darah menggunakan alat tensimeter manual. Kader kesehatan memiliki kesempatan untuk melakukan pengukuran tekanan darah secara mandiri dengan pendampingan langsung dari tim PDWA. Pelatihan ini agar mampu meningkatkan kemampuan kader dalam melakukan skrining awal faktor risiko penyakit tidak menular, khususnya penyakit kardiovaskular, di lingkungan masyarakat.
Tim Keperawatab Kritis FKIK ULM melaksanakan Kegiatan PDWA ini. Ns. Imran Pashar, S.Kep., M.Kep, sebagai ketua dengan anggota tim dosen yaitu Hayatus Sa’adah Ayu Lestari, S.Kep., Ns., M.Kep dan Tina Handayani Nasution, S.Kep., Ns., M.Kep. Kegiatan ini turut melibatkan anggota mahasiswa yaitu Claudia Angel Viwanda dan Ronald Januarta J. Deni yang berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan di lapangan.
Sebagai bagian dari tahap evaluasi kegiatan, tim PDWA melakukan pengukuran tingkat kepuasan peserta melalui instrumen evaluasi. peserta mendapat instrumen evaluasi setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, terungkap bahwa tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat puas terhadap pelaksanaan kegiatan.
Peserta memberikan penilaian positif terhadap penyampaian materi, metode edukasi, serta penggunaan media pembelajaran selama kegiatan berlangsung. Penggunaan modul elektronik dinilai membantu kader dalam memahami materi penyakit jantung/kardiovaskular secara lebih mudah, menarik, dan sistematis. Selain itu, metode pelatihan praktik pengukuran tekanan darah juga dinilai efektif dalam meningkatkan keterampilan. Karena kader untuk melakukan deteksi dini faktor risiko PTM di masyarakat.
Kepala Desa Keramat, Bapak Said Syekh, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan PDWA tersebut. Menurut beliau, kegiatan pemberdayaan kader kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan PDWA yang dilaksanakan di Desa Keramat. Kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi kader kesehatan, terutama dalam meningkatkan pengetahuan tentang penyakit kardiovaskular serta keterampilan melakukan pemeriksaan tekanan darah. Kader merupakan bagian penting dalam membantu masyarakat mengenali dan mencegah penyakit sejak dini,” ujar Bapak Said Syekh.
Beliau juga berharap kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan kader kesehatan dapat terus berlanjut melalui program-program kesehatan lainnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga kader semakin aktif dalam memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Desa Keramat,” tambahnya.
Melalui kegiatan PDWA ini, kader PTM Puskesmas Desa Keramat semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai penggerak kesehatan masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi, melakukan pemantauan, serta mendukung upaya pencegahan penyakit kardiovaskular.
Kegiatan PDWA ini mendapat rekomendasi untuk dapat berlanjut secara berkala. Dengan melalui kegiatan pendampingan dan pelatihan lanjutan bagi kader kesehatan. Penguatan kapasitas kader perlu terus terlaksana. Agar mereka mampu menjalankan peran secara optimal dalam melakukan promosi kesehatan, pencegahan PTM, serta deteksi dini faktor risiko penyakit kardiovaskular.
Selain itu, perlunya peningkatan sinergi antara perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat agar program pemberdayaan berbasis komunitas dapat berjalan secara berkesinambungan.
Tim PDWA berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Keramat untuk menerapkan pola hidup sehat, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta bersama-sama menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular di masa mendatang.















