Dosen Keperawatan Kritis FKIK ULM berdayakan kader PTM Desa Keramat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Kardiovaskular

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 18:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Optimalisasi Peran Kader PTM Puskesmas melalui Program Pemberdayaan Preventif untuk Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular oleh FKIK ULM

Optimalisasi Peran Kader PTM Puskesmas melalui Program Pemberdayaan Preventif untuk Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular oleh FKIK ULM

Banjar — Tim Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) tahun 2026 melaksanakan kegiatan bertajuk “Optimalisasi Peran Kader PTM Puskesmas melalui Program Pemberdayaan Preventif untuk Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular”.  Kegiatan ini dalam rangkameningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular (PTM).

Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan kapasitas. Karena kader kesehatan sebagai garda terdepan dalam upaya promotif dan preventif di masyarakat.

Kegiatan PDWA ini terlaksana melalui tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang berlangsung selama bulan Mei hingga Juni 2026. Pelaksanaan kegiatan bekerja sama dengan mitra kader SIGAP PTM Desa Keramat dan Kantor Desa Keramat, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar.

Puncak kegiatan PDWA akan terlaksana pada tanggal 22 Juni 2026 di Desa Keramat. Selain itu,  18 peserta yang terdiri dari kader kesehatan serta aparat Desa Keramat turut hadir. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mengenali faktor risiko penyakit kardiovaskular serta melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan sederhana di masyarakat.

Mengawali kegiatan dengan edukasi kesehatan menggunakan media modul elektronik dengan topik “Kenali Penyakit Jantung/Kardiovaskular”. Materi mencakup pengenalan penyakit jantung, faktor risiko, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai. Selain itu, pentingnya penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit kardiovaskular.

Setelah sesi edukasi, ada pelatihan keterampilan pengukuran tekanan darah menggunakan alat tensimeter manual. Kader kesehatan memiliki kesempatan untuk melakukan pengukuran tekanan darah secara mandiri dengan pendampingan langsung dari tim PDWA. Pelatihan ini agar mampu meningkatkan kemampuan kader dalam melakukan skrining awal faktor risiko penyakit tidak menular, khususnya penyakit kardiovaskular, di lingkungan masyarakat.

Tim Keperawatab Kritis FKIK ULM melaksanakan Kegiatan PDWA ini. Ns. Imran Pashar, S.Kep., M.Kep, sebagai ketua dengan anggota tim dosen yaitu Hayatus Sa’adah Ayu Lestari, S.Kep., Ns., M.Kep dan Tina Handayani Nasution, S.Kep., Ns., M.Kep. Kegiatan ini turut melibatkan anggota mahasiswa yaitu Claudia Angel Viwanda dan Ronald Januarta J. Deni yang berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan di lapangan.

Sebagai bagian dari tahap evaluasi kegiatan, tim PDWA melakukan pengukuran tingkat kepuasan peserta melalui instrumen evaluasi. peserta mendapat instrumen evaluasi setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, terungkap bahwa tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat puas terhadap pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga:  UNUKASE Kembali Lolos Pendanaan Nasional, Prodi Agribisnis Kantongi Hibah Rp437 Juta

Peserta memberikan penilaian positif terhadap penyampaian materi, metode edukasi, serta penggunaan media pembelajaran selama kegiatan berlangsung. Penggunaan modul elektronik dinilai membantu kader dalam memahami materi penyakit jantung/kardiovaskular secara lebih mudah, menarik, dan sistematis. Selain itu, metode pelatihan praktik pengukuran tekanan darah juga dinilai efektif dalam meningkatkan keterampilan. Karena kader untuk melakukan deteksi dini faktor risiko PTM di masyarakat.

Kepala Desa Keramat, Bapak Said Syekh, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan PDWA tersebut. Menurut beliau, kegiatan pemberdayaan kader kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan PDWA yang dilaksanakan di Desa Keramat. Kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi kader kesehatan, terutama dalam meningkatkan pengetahuan tentang penyakit kardiovaskular serta keterampilan melakukan pemeriksaan tekanan darah. Kader merupakan bagian penting dalam membantu masyarakat mengenali dan mencegah penyakit sejak dini,” ujar Bapak Said Syekh.

Beliau juga berharap kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan kader kesehatan dapat terus berlanjut melalui program-program kesehatan lainnya.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga kader semakin aktif dalam memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Desa Keramat,” tambahnya.

Melalui kegiatan PDWA ini, kader PTM Puskesmas Desa Keramat semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai penggerak kesehatan masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi, melakukan pemantauan, serta mendukung upaya pencegahan penyakit kardiovaskular.

Kegiatan PDWA ini mendapat rekomendasi untuk dapat berlanjut secara berkala. Dengan melalui kegiatan pendampingan dan pelatihan lanjutan bagi kader kesehatan. Penguatan kapasitas kader perlu terus terlaksana. Agar mereka mampu menjalankan peran secara optimal dalam melakukan promosi kesehatan, pencegahan PTM, serta deteksi dini faktor risiko penyakit kardiovaskular.

Selain itu, perlunya peningkatan sinergi antara perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat agar program pemberdayaan berbasis komunitas dapat berjalan secara berkesinambungan.

Tim PDWA berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Keramat untuk menerapkan pola hidup sehat, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta bersama-sama menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular di masa mendatang.

Berita Terkait

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai
Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar LANDAS dan CEKATAN SEHAT, Dorong Masyarakat Desa Sungai Landas Atasi Hipertensi
PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying
LKMM 2026 STIKes Intan Martapura: 127 Mahasiswa Ditempa Jadi Pemimpin Muda yang SAKTI
PKKMB STIKes Intan Martapura 2026: SATU Langkah Membentuk Mahasiswa yang Tangguh dan Unggul
UNUKASE Berduka atas Wafatnya H. Rudy Ariffin, Tokoh yang Berjasa bagi Berdirinya Jejak Pendidikan NU di Kalimantan Selatan
PMI Kabupaten Banjar Distribusikan 2.500 Masker Gratis
Yudisium STIKes Intan Martapura, 79 Mahasiswa Resmi Menuntaskan Pendidikan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:02 WITA

Hadiri Wisuda STIKes Intan Martapura, Plt Kepala LLDIKTI XI Dorong Peningkatan Mutu dan Integritas Perguruan Tinggi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:39 WITA

Riset Mahasiswa ULM Ungkap Paradoks Kesehatan Pekerja Prostitusi Daring: Sadar Risiko, Belum Konsisten Mencegah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:39 WITA

Tim PKM-RSH ULM Ungkap Dampak Komunikasi Menyakitkan dalam Hubungan Pacaran Remaja

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:59 WITA

Semarak Merah Putih di PAUDIT Robbani Banjarbaru Warnai Kebersamaan dan Perkuat Silaturahmi Orang Tua, Guru, dan Anak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:11 WITA

Gandeng Ibu-Ibu Kader Kelurahan Cempaka, Tim Dosen Manfaatkan Potensi Ikan Lokal Lewat Dana Kemdiktisaintek dalam Pencegahan Stunting

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:43 WITA

UNUKASE Bersama Ponpes Darul Ilmi, Dorong Santri Lanjut Kuliah dan Kuasai Profesi Strategis

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:50 WITA

UNUKASE Perkuat Sinergi dengan Pondok Pesantren Walisongo, Dorong Santri Lanjut ke Perguruan Tinggi

Senin, 29 Juni 2026 - 06:12 WITA

Inovasi Edukasi Kesehatan Berbasis “World Café”, Dosen dan Mahasiswa Keperawatan ULM Tingkatkan Peran Keluarga dalam Pencegahan Infeksi dan Manajemen Psikologis Keluarga

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x