Banjar – Upaya membangun masyarakat yang sigap menghadapi kondisi darurat terus digencarkan. Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar edukasi kesehatan bertajuk SIAGA–SIGAP SIAM (Siap Antisipasi Gawat Darurat–Sadar Bahaya dan Identifikasi Gejala Gawat Darurat di Sungai Asam), Sabtu (14/02/2026), di Balai Desa Sungai Asam.
Kegiatan yang menggandeng Tim PSC 119 ini diikuti 78 warga setempat. Fokus utama edukasi adalah penanganan kegawatdaruratan dasar yang relevan dengan karakteristik wilayah lahan basah, mulai dari pertolongan pertama korban tenggelam, sesak napas, pingsan, luka dan perdarahan, patah tulang, hingga praktik Bantuan Hidup Dasar (BHD).
Tidak sekadar penyampaian materi, mahasiswa menghadirkan metode yang aplikatif dan membumi. Selain ceramah, peserta diajak menyaksikan demonstrasi langsung serta terlibat dalam diskusi interaktif.
Warga juga mempraktikkan teknik balut tekan untuk menghentikan perdarahan, pembidaian sederhana pada kasus patah tulang, hingga simulasi resusitasi jantung paru dengan pendampingan intensif dari tim pemateri.

Suasana pelatihan berlangsung dinamis. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta keseriusan mengikuti setiap simulasi.
Pada sesi evaluasi, mayoritas peserta mampu menjelaskan kembali tanda-tanda bahaya dan langkah awal penanganan secara sederhana dan tepat. Hal ini menjadi indikator meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap respons awal kegawatdaruratan.
Sebagai bentuk penguatan, panitia membagikan leaflet edukasi agar materi dapat dipelajari ulang bersama keluarga di rumah. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen membangun Desa Sungai Asam yang lebih tangguh.
Melalui program SIAGA–SIGAP SIAM, mahasiswa Ners ULM berharap lahir budaya sadar risiko dan respons cepat di tengah masyarakat. Dengan kesiapsiagaan yang lebih baik, warga diharapkan mampu memberikan pertolongan awal secara tepat sambil menunggu bantuan tenaga kesehatan tiba.















