LPTNU Jajaki Kerja Sama Strategis Akademik dan Keagamaan dengan Pusat Kajian Imam Bukhari Uzbekistan

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LPTNU menjajaki kerja sama strategis akademik dan keagamaan dengan Pusat Kajian Imam Bukhari Uzbekistan untuk kolaborasi internasional.

LPTNU menjajaki kerja sama strategis akademik dan keagamaan dengan Pusat Kajian Imam Bukhari Uzbekistan untuk kolaborasi internasional.

Uzbekistan – Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) secara aktif menjajaki kerja sama strategis dengan Pusat Kajian Ilmiah Internasional Imam Bukhari, Uzbekistan. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam, kedua pihak menyepakati sejumlah langkah awal untuk memperkuat kolaborasi akademik, keilmuan, dan keagamaan, termasuk dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

LPTNU dan Pusat Kajian Imam Bukhari membahas sedikitnya tujuh potensi kerja sama strategis, meliputi riset dan kajian ilmiah bersama, penyelenggaraan konferensi internasional, program beasiswa fellowship researcher, wisata akademik, pengembangan pendidikan Islam, penandatanganan nota kesepahaman (MoU), serta promosi Program Umrah Plus Uzbekistan bagi umat Muslim Indonesia, khususnya warga Nahdlatul Ulama.

Pemerintah Uzbekistan menargetkan kunjungan 100.000 peziarah asal Indonesia melalui Program Umrah Plus Uzbekistan dan menawarkan insentif sebesar Rp1,6 juta per jamaah kepada operator umrah. Program ini bertujuan mempererat hubungan keagamaan sekaligus memperkuat kerja sama pariwisata religi antara Indonesia dan Uzbekistan.

Baca Juga:  Peringati HUT ALRI ke-77, Rest Area UNUKASE Jadi Titik Persinggahan Pesepeda Onthel

Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE), Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menegaskan bahwa Uzbekistan membutuhkan tenaga kerja lokal yang menguasai bahasa Indonesia. Ia menilai LPTNU memiliki peluang besar untuk berperan sebagai mitra strategis dalam pendidikan bahasa berbasis keagamaan dan peradaban Islam, baik untuk pemandu wisata maupun kegiatan edukasi dan dakwah.

Selama kunjungan, seluruh delegasi meninjau kompleks baru Imam Bukhari dan melaksanakan ziarah ke Makam Imam Bukhari. Para delegasi memimpin doa dan tahlil secara khidmat sesuai tradisi Nahdlatul Ulama dalam menghormati para ulama besar, termasuk Abi Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim, Imam Bukhari, yang dikenal sebagai Amirul Mukminin fil Hadits.

Pimpinan Kompleks Imam Bukhari, Husanov Sherali Yoriyevich, menyampaikan kesan mendalam atas pelaksanaan tahlil tersebut. Ia berharap semakin banyak umat Islam dari Indonesia berkunjung dan memakmurkan Masjid Imam Bukhari yang mampu menampung hingga 10.000 jamaah dan segera diresmikan.

Berita Terkait

Gelar Pengabdian Masyarakat, Kolaborasi Internasional, Keperawatan ULM dan UTM
HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho
Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja
HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian
Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW
Di Tengah Krisis Global, Indonesia Online Media Forum 2026 Dorong Jurnalisme Berorientasi Kemanusiaan
Koalisi Masyarakat Sipil Korea Selatan Peringatkan Bahaya Stigmatisasi Agama oleh Negara
UNUKASE Buka Peluang Magang Internasional, Bersama Universitas Uzbekistan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:40 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Upaya Cegah Stunting dan Tingkat Presentasi Belajar

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:30 WITA

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:19 WITA

Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Kebiijakan Publik Menimbang Manfaat Sosial, Efektifitas Implementasi dan Risiko terhadap Ketahanan Fiskal Negara

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:54 WITA

Transformasi Gizi Nasional: Menakar Progres, Tantangan, dan Dampak Strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tengah Dinamika Kebijakan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:30 WITA

Menakar Realitas Makan Bergizi Gratis di Bumi Agung: Antara Retorika Nasional dan Tantangan Lokal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:32 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Menakar Kebijakan, Anggaran, dan Dampaknya bagi Masyarakat

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:49 WITA

Tapin: Antara Tambang, Sawah, dan Masa Depan Warganya

Selasa, 23 September 2025 - 11:12 WITA

KAPOLRI MENDAHULUI ATAU “MELAWAN” PRESIDEN?

Berita Terbaru

Opini

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:30 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x