Kalsel Raih Peringkat Pertama Nasional dalam Ketahanan Pangan, Pemprov Tegaskan Komitmen Hadapi Tantangan Global

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 08:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalsel meraih peringkat pertama nasional dalam ketahanan pangan dengan IKP 81,98, Pemprov perkuat kolaborasi lintas sektor

Kalsel meraih peringkat pertama nasional dalam ketahanan pangan dengan IKP 81,98, Pemprov perkuat kolaborasi lintas sektor

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) kembali mencetak prestasi gemilang di bidang ketahanan pangan. Berdasarkan laporan Badan Pangan Nasional, Kalsel berhasil menempati peringkat pertama nasional dengan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) sebesar 81,98. Capaian ini menjadi sorotan dalam Pertemuan Evaluasi Akhir Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) 2025 yang digelar di Banjarbaru pada Rabu (29/10/2025).

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel menginisiasi pertemuan tersebut dan mengundang para penanggung jawab serta pengelola FSVA dari seluruh kabupaten/kota di Kalsel. Melalui kegiatan ini, peserta melakukan evaluasi dan konsolidasi data serta memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam membangun sistem pangan berkelanjutan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui momentum ini. Ia meminta seluruh daerah segera meninjau dan menganalisis hasil penyusunan peta ketahanan dan kerentanan pangan.

“Saya berharap saudara-saudara segera mereview dan menganalisis hasil penyusunan peta ketahanan dan kerentanan pangan, lalu mengkonsolidasikan hasil tersebut dengan dinas atau instansi terkait. Hasil ini sangat penting untuk menentukan prioritas pembangunan ketahanan pangan di daerah masing-masing,” ujar Syamsir.

Syamsir menilai capaian Kalsel sebagai provinsi dengan ketahanan pangan terbaik tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk mempertahankan kinerja tersebut di masa mendatang.

“Kita patut bersyukur atas prestasi ini, namun kita juga harus menghadapi tantangan agar Kalsel tetap menjadi daerah dengan ketahanan pangan terbaik di Indonesia,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini menunjukkan kerja nyata semua pihak dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan bagi masyarakat. Meski demikian, Pemprov Kalsel terus mewaspadai tantangan global seperti perubahan iklim, fluktuasi harga pangan dunia, dan dinamika ekonomi yang bisa memengaruhi stabilitas pangan.

Baca Juga:  FKP Kalsel Deklarasikan UMKM Pemuda Banua, Dorong Wirausaha Muda Lebih Maju dan Berdaya Saing

Melalui evaluasi FSVA 2025, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel mendorong setiap kabupaten/kota untuk memperkuat koordinasi dan berinovasi dalam pengelolaan pangan lokal agar ketahanan pangan tidak hanya terlihat dari angka, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait

UNUKASE Bersama Ponpes Darul Ilmi, Dorong Santri Lanjut Kuliah dan Kuasai Profesi Strategis
UNUKASE Perkuat Sinergi dengan Pondok Pesantren Walisongo, Dorong Santri Lanjut ke Perguruan Tinggi
Inovasi Edukasi Kesehatan Berbasis “World Café”, Dosen dan Mahasiswa Keperawatan ULM Tingkatkan Peran Keluarga dalam Pencegahan Infeksi dan Manajemen Psikologis Keluarga
Ibu Hamil Wajib Tahu, FKIK ULM Bagikan Tips Menjaga Kesehatan Janin hingga Perawatan Bayi
Rektor UNUKASE Tegaskan Pentingnya Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan
Kuliah Pakar Transformasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Evidence Based Practice Digelar Oleh STIKES Intan Martapura
Warga Komplek Pelita 2 Kuranji Tolak Rencana Pembangunan Alkah Baru (Pemakaman Baru)
FKP Kalsel Deklarasikan UMKM Pemuda Banua, Dorong Wirausaha Muda Lebih Maju dan Berdaya Saing
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:40 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Upaya Cegah Stunting dan Tingkat Presentasi Belajar

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:30 WITA

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:19 WITA

Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Kebiijakan Publik Menimbang Manfaat Sosial, Efektifitas Implementasi dan Risiko terhadap Ketahanan Fiskal Negara

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:54 WITA

Transformasi Gizi Nasional: Menakar Progres, Tantangan, dan Dampak Strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tengah Dinamika Kebijakan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:30 WITA

Menakar Realitas Makan Bergizi Gratis di Bumi Agung: Antara Retorika Nasional dan Tantangan Lokal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:32 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Menakar Kebijakan, Anggaran, dan Dampaknya bagi Masyarakat

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:49 WITA

Tapin: Antara Tambang, Sawah, dan Masa Depan Warganya

Selasa, 23 September 2025 - 11:12 WITA

KAPOLRI MENDAHULUI ATAU “MELAWAN” PRESIDEN?

Berita Terbaru

Opini

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:30 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x