Barat dan Ukraina Desak Gencatan Senjata 30 Hari, Begini Respon Rusia

- Penulis

Minggu, 11 Mei 2025 - 16:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barat dan Ukraina mendesak Rusia setujui gencatan senjata 30 hari, namun Kremlin menolak dan menuding Barat agresif. Foto : Ilustrasi

Barat dan Ukraina mendesak Rusia setujui gencatan senjata 30 hari, namun Kremlin menolak dan menuding Barat agresif. Foto : Ilustrasi

Manca Negara – Sejumlah pemimpin Barat dan Ukraina Desak Volodymyr Zelensky mendesak Rusia menyetujui gencatan senjata penuh selama sebulan. Namun, Kremlin menolak mentah-mentah dan menuding Barat semakin agresif.

Putin Klaim Sudah Tawarkan Gencatan Senjata

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyebut Presiden Putin telah lebih dulu mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari, tapi tidak mendapat tanggapan dari Kyiv.

“Sebenarnya, beberapa hari yang lalu, [Presiden Rusia Vladimir] Putin mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari,” kata Peskov.

“Apakah Anda mendengar reaksi dari Kyiv? Tidak, kami juga tidak mendengarnya. Apakah Anda mendengar kritik terhadap Kyiv karena tidak dapat menanggapi atau tidak bersedia menanggapi? Tidak,” lanjut Peskov kepada CNN, Sabtu (10/5/25).

Pertemuan Puncak di Kyiv, Lebih dari 30 Negara Terlibat

Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Polandia bertemu Zelensky di Kyiv. Lebih dari 30 negara berpartisipasi dalam  pertemuan tingkat tinggi di Kyiv pada Sabtu lalu.

Pertemuan tersebut juga melibatkan partisipasi virtual dari lebih dari 30 negara yang mendukung seruan gencatan senjata.

Zelensky: Jika Rusia Menolak, Sanksi Akan Diperberat

Setelah pertemuan tersebut, Zelensky menulis di X bahwa para peserta sepakat bahwa gencatan senjata penuh dan tanpa syarat harus dimulai pada hari Senin, 12 Mei waktu setempat, dan berlangsung setidaknya selama 30 hari.

“Bersama-sama, kami menuntut ini dari Rusia,” katanya.

Rusia Nilai Barat Barat dan Ukraina Desak Gencatan Senjata

Kremlin mengaku masih mempertimbangkan usulan gencatan senjata, tapi menilai negara-negara Eropa Barat kian bersikap permusuhan terhadap Rusia.

“Ya, tentu saja kami melihat bahwa Eropa sedang menghadapi kami. Kami merasakannya, kami mengetahuinya, dan kami cukup terbiasa dengan itu,” imbuh dia.

Kremlin Terbuka untuk Dialog, tapi Tolak Tekanan

Peskov menegaskan Rusia tetap membuka diri untuk negosiasi damai dan menghargai upaya mediasi AS, namun tidak akan tunduk pada tekanan eksternal.

Kami terbuka untuk dialog. Kami terbuka untuk upaya penyelesaian [konflik] di Ukraina,” katanya, sambil menyatakan penghargaan atas upaya mediasi yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

“Namun pada saat yang sama, tidak ada gunanya mencoba menekan kami,” tegasnya.

Moskow Ragukan Motif Kyiv dalam Gencatan Senjata

Berbicara kepada ABC News pada hari Jumat, Peskov juga menekankan bahwa gencatan senjata apa pun akan membutuhkan penghentian pengiriman senjata dari Barat, dengan mengatakan, “Jika tidak, itu akan menguntungkan Ukraina.”

Sumber : SINDOnews.com 

Baca Juga:  Pemuka Agama Serukan Kepemimpinan Etis dalam Forum Lintas Agama Filipina–Indonesia

Berita Terkait

Gelar Pengabdian Masyarakat, Kolaborasi Internasional, Keperawatan ULM dan UTM
HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho
Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja
HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian
Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW
Di Tengah Krisis Global, Indonesia Online Media Forum 2026 Dorong Jurnalisme Berorientasi Kemanusiaan
Koalisi Masyarakat Sipil Korea Selatan Peringatkan Bahaya Stigmatisasi Agama oleh Negara
LPTNU Jajaki Kerja Sama Strategis Akademik dan Keagamaan dengan Pusat Kajian Imam Bukhari Uzbekistan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:16 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Hadiri Launching Buku ‘Suara dari Tenggara’, Apresiasi Puluhan Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:09 WITA

19 UMKM Tanah Bumbu Terima Sertifikat Halal, Pemkab Dorong Produk Naik Kelas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Temu Karya Bhakti Sosial PSM Ke-23 Sukses Digelar di Pantai Mattone Tanah Bumbu

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Instruksikan Sinergi Lintas Sektor Hadapi Karhutla dan Kekeringan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:26 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Lahirnya Wirausaha Baru Lewat Program Pelatihan Disnakertrans

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:15 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Tegaskan Komitmen Tata Kelola Anggaran Lewat Perubahan KUA-PPAS 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:59 WITA

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Resmi Buka Diklat Calon Paskibraka 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:42 WITA

DPRD Tanah Bumbu dan Pemkab Tuntaskan Pembahasan KUA-PPAS 2027, Fokus pada Prioritas Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x