Banjir Rusak Jalan Provinsi di Kalsel, PUPR Kalsel Segera Lakukan Penanganan

- Penulis

Rabu, 29 Januari 2025 - 18:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas PUPR Kalsel memastikan akan menangani ruas jalan provinsi yang rusak akibat banjir

Dinas PUPR Kalsel memastikan akan menangani ruas jalan provinsi yang rusak akibat banjir

Banjarmasin – Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel) tidak hanya menyebabkan kerusakan pada pemukiman, tetapi juga berdampak pada infrastruktur, terutama jalan provinsi. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel memastikan akan segera menangani kerusakan jalan setelah kondisi banjir mereda.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan mitigasi dan pemantauan terhadap kondisi ruas jalan yang terdampak banjir di tiga daerah, yaitu Kabupaten Banjar, Tanah Laut, dan Barito Kuala.

“Untuk sementara kami lakukan mitigasi, sambil menginventarisir ruas jalan yang terendam banjir dan berpotensi mengalami kerusakan. Penanganan langsung akan dilakukan setelah banjir mereda,” ujar Yasin, Selasa (28/1).

Yasin juga mengungkapkan bahwa genangan banjir telah menyebabkan beberapa ruas jalan mengalami kerusakan, seperti aspal yang berlubang. Ia berharap, kerusakan ini tidak sampai menyebabkan longsor pada ruas jalan provinsi.

“Mudah-mudahan dampak banjir tahun ini tidak terlalu parah, dan ruas jalan provinsi bisa segera diperbaiki untuk kembali berfungsi dengan nyaman,” tambahnya.

Selain jalan, jembatan yang terdampak banjir juga akan menjadi prioritas penanganan. Yasin memastikan bahwa pihaknya akan segera melakukan rehabilitasi pada jembatan-jembatan yang berada di ruas jalan provinsi yang terdampak.

Baca Juga:  Dukung Penanganan Stunting, DKPP Display Menu PMT

“Anggaran untuk rehabilitasi ruas jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir sudah disiapkan. Kami akan pastikan jalan-jalan yang terdampak dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman,” tandasnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin mengingatkan bahwa dalam sepekan terakhir, Kalimantan Selatan mengalami peningkatan kelembapan udara akibat penguatan angin Monsun Asia yang membawa massa udara lembap dalam jumlah besar. Fenomena Madden-Julian Oscillation (MO) yang kini aktif di barat Indonesia, bersama dengan gelombang atmosfer lainnya, berpotensi memicu hujan lebat di wilayah Kalsel.

BMKG juga memperingatkan adanya potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat, banjir bandang, tanah longsor, serta angin kencang di beberapa wilayah Kalsel pada periode 28-30 Januari 2025. Potensi bencana ini diperkirakan akan melanda 13 kabupaten/kota di Kalsel.

Selain itu, masyarakat di wilayah pesisir Kalsel juga diingatkan untuk mewaspadai potensi banjir pesisir (rob) akibat pasang maksimum air laut yang diperkirakan akan terjadi pada 28 Januari hingga 3 Februari 2025. Ketinggian air diprediksi mencapai 2,4 hingga 2,8 meter di Perairan Muara Sungai Barito dan Perairan Kotabaru.

Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang.

Berita Terkait

Aksi Cepat Tanggap, TP PKK Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Banjarmasin
Ajang MTQN XLVIII Tanah Laut Ditutup: Pemkab Tala Siapkan Hadiah Umroh
Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia
Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA
Ancaman Radikalisme di Era Digital: Saatnya Bersama Melindungi Generasi Muda Barito Kuala
Lima Abad Banjarmasin, Dewan Adat Banjar Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Banjar
UMKM Batola Naik Kelas, SSC PLUT BAIMAN Buka Jalan ke Ritel Modern
Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Selasa, 22 September 2026 - 21:22 WITA

Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar LANDAS dan CEKATAN SEHAT, Dorong Masyarakat Desa Sungai Landas Atasi Hipertensi

Minggu, 20 September 2026 - 23:49 WITA

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Sabtu, 19 September 2026 - 18:05 WITA

LKMM 2026 STIKes Intan Martapura: 127 Mahasiswa Ditempa Jadi Pemimpin Muda yang SAKTI

Rabu, 9 September 2026 - 17:34 WITA

PKKMB STIKes Intan Martapura 2026: SATU Langkah Membentuk Mahasiswa yang Tangguh dan Unggul

Senin, 7 September 2026 - 15:50 WITA

UNUKASE Berduka atas Wafatnya H. Rudy Ariffin, Tokoh yang Berjasa bagi Berdirinya Jejak Pendidikan NU di Kalimantan Selatan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:10 WITA

PMI Kabupaten Banjar Distribusikan 2.500 Masker Gratis

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x