Kam. Feb 19th, 2026
Pemkab Tanah Bumbu gelar rakor kesiapsiagaan Karhutla di Kantor Pusdalops BPBD, Kamis 7 Agustus 2025, dihadiri Forkopimda dan instansi terkait
Pemkab Tanah Bumbu gelar rakor kesiapsiagaan Karhutla di Kantor Pusdalops BPBD, Kamis 7 Agustus 2025, dihadiri Forkopimda dan instansi terkait

TanahBumbu – Pemkab Tanah Bumbu menggelar rapat koordinasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana Karhutla. Rapat tersebut bergelar di Kantor Pusdalops BPBD Tanah Bumbu, pada Kamis (7/8/2025).

Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, M Putu Wisnu Wardhana membacakan sambutan dari Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif. dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi ancaman Karhutla, terutama saat musim kemarau.

“Karhutla bukan hanya merusak ekosistem, tapi juga berdampak pada ekonomi, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat. Rakor ini menjadi momentum menyatukan visi, strategi, serta sinergi lintas sektor dalam mencegah dan menanggulangi bencana,” ucapnya

Beliau juga menekankan bahwa upaya pencegahan harus mengutamakan pemetaan daerah rawan, penguatan patroli, serta sosialisasi kepada masyarakat.

Selain itu, Kalaksa BPBD Tanah Bumbu, H. Sulhadi melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Christina Dewi Utari menggarisbawahi pentingnya penguatan koordinasi serta sinergitas lintas sektor.

Kegiatan ini bertujuan untuk menindaklanjuti Rakor Karhutla tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Serta meningkatkan kesiapsiagaan, pengendalian, dan pengawasan Karhutla, serta memperkuat kolaborasi pemerintah, stakeholder, dan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Rino Suryo Ramadhan dari Stasiun Meteorologi Kelas III Gusti Syamsir Alam Kotabaru memaparkan prakiraan cuaca, potensi hotspot, dan tingkat kerawanan Karhutla di wilayah Tanah Bumbu. Perwakilan Kodim 1022/TNB dan Polres Tanah Bumbu menyampaikan pemaparan lainnya.

Baca Juga:  SKPD Tanah Bumbu Ikuti Pelatihan Dasar Jurnalistik

Melalui paparan dari Stasiun Meteorologi Kelas III Gusti Syamsir Alam Kotabaru mempresentasikan bahwa prospek cuaca mingguan untuk wilayah Kalimantan Selatan pada 8–12 Agustus 2025 secara umum cerah berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang.

Menurut BMKG, puncak musim kemarau akan terjadi hingga Oktober, dengan suhu udara mencapai 22–33°C, kelembapan 55–96%, dan hembusan angin dari utara ke selatan berkekuatan 5–30 km/jam. Pada 7–8 Agustus 2025, BMKG memprakirakan sebagian wilayah rawan terbakar. Sementara itu, wilayah tersebut diprediksi aman pada 9–10 Agustus, lalu kembali berada dalam zona agak mudah terbakar pada 11–13 Agustus.

Lebih lanjut, adanya beberapa wilayah yang tergolong rawan tinggi terhadap Karhutla di Kabupaten Tanah Bumbu meliputi Kecamatan Batulicin, Kusan Tengah, Kusan Hilir, Teluk Kepayang, dan Mantewe. Kawasan-kawasan mendapatkan perhatian khusus untuk penguatan patroli dan upaya pencegahan dini.

Forkopimda, Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Pimpinan SKPD, Instansi Vertikal, Camat, Lurah, perwakilan organisasi, serta pimpinan perusahaan turut berhadir.

Berita Terkait

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x