Urgensi Mengisi Kekosongan Pemimpin, Begini Pandangan Islam dan Tanggung Jawabnya

- Penulis

Selasa, 15 Oktober 2024 - 13:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Saufi, S.Pd.I.,M.M. (Ketua JATMI Kalimantan Selatan)

Muhammad Saufi, S.Pd.I.,M.M. (Ketua JATMI Kalimantan Selatan)

Opini – Seminggu lalu Kalimantan Selatan dikejutkan dengan giat KPK RI di Bumi Lambung Mangkurat ini. Sebagai Ketua Jam’iyyah Ahli Thariqah Mu’tabaroh Indonesia (JATMI) Kalimantan Selatan, saya merasa perlu menyampaikan pandangan terkait situasi terkini di Kalimantan Selatan.

Khususnya terkait dengan kekosongan kepemimpinan yang disebabkan oleh status hukum gubernur yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, serta wakil gubernur yang saat ini terdaftar sebagai calon gubernur pada pemilihan mendatang, yang pada akhirnya Kalimantan Selatan terjadi kekosongan kepemimpinan.

Dalam Islam, fardu kifayah merupakan kewajiban kolektif yang harus ditunaikan oleh sebagian umat jika ada kebutuhan mendesak yang berdampak pada kemaslahatan bersama.

Mengisi kekosongan pemimpin merupakan bagian dari fardu kifayah, mengingat pentingnya kepemimpinan dalam menjaga kelancaran pemerintahan, stabilitas daerah, dan kesejahteraan masyarakat.

Kesejahteraan rakyat adalah Tanggung jawab seorang pemimpin, ada sebuah hadits yang berbunyi :

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ فَالْأَمِيرُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ عَلَيْهِمْ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُمْ وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُمْ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ بَعْلِهَا وَوَلَدِهِ وَهِيَ مَسْئُولَةٌ عَنْهُمْ وَالْعَبْدُ رَاعٍ عَلَى مَالِ سَيِّدِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُ فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

Ibn umar r.a berkata : saya telah mendengar rasulullah saw bersabda : setiap orang adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannnya. Seorang kepala negara akan diminta pertanggungjawaban perihal rakyat yang dipimpinnya. Seorang suami akan ditanya perihal keluarga yang dipimpinnya. Seorang isteri yang memelihara rumah tangga suaminya akan ditanya perihal tanggungjawab dan tugasnya. Bahkan seorang pembantu/pekerja rumah tangga yang bertugas memelihara barang milik majikannya juga akan ditanya dari hal yang dipimpinnya. Dan kamu sekalian pemimpin dan akan ditanya (diminta pertanggungan jawab) darihal hal yang dipimpinnya. (buchary, muslim)

Baca Juga:  Tapin: Antara Tambang, Sawah, dan Masa Depan Warganya

Ketiadaan pemimpin yang sah berpotensi menimbulkan ketidakpastian dan ketidakstabilan dalam pengelolaan pemerintahan. Oleh karena itu, dalam situasi seperti ini, masyarakat, para ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat wajib mendukung upaya untuk memastikan adanya kepemimpinan sementara atau definitif yang mampu menjalankan amanah dan melanjutkan pemerintahan dengan baik, sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan, kejujuran, dan kepentingan umum.

Maka dari itu saya bahkan kami warga masyarakat Kalimantan Selatan meminta terkait kekosongan pemimpin ini kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Dalam Negeri RI agar bertindak cepat agar kekosongan kepemimpinan ini dapat diselesaikan dengan mekanisme yang baik dan sesuai dengan Undang Undang agar tidak terjadi gejolak di banua kami tercinta ini.

Dan Kami berharap proses hukum yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan adil dan transparan, serta pelaksanaan pilkada yang akan datang dapat dilaksanakan dengan penuh integritas dan kedewasaan politik. Sebagai umat Islam, mari kita terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan berdoa agar Kalimantan Selatan selalu diberkahi pemimpin yang amanah, yang dapat membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Demikian pernyataan ini saya sampaikan. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita dalam kebaikan.

Wallahu fi ‘awnil ‘abdi madamal ‘abdu fi ‘awni akhih…
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Muhammad Saufi, S.Pd.I.,M.M.
Ketua JATMI Kalimantan Selatan

Berita Terkait

Tapin: Antara Tambang, Sawah, dan Masa Depan Warganya
KAPOLRI MENDAHULUI ATAU “MELAWAN” PRESIDEN?
Perempuan dan Perjalanan Mengenal Diri
Dari LKK untuk HMI-Wati: Menempa Diri, Menginspirasi Negeri
Ainul Mustofa : Peran HMI dalam Menyambut Indonesia Emas 2045
‎HMI Butuh Rejuvenasi Peta Jalan Menuju Indonesia Emas 2045, Sekertaris Umum HMI Cabang (P) Kotabaru-Tanah Bumbu Ikuti Advance Training LK III HMI Badko Kalimantan Selatan
Ukir Sejarah, Timnas Indonesia Lolos ke 16 Besar Piala Asia 2023 Untuk Pertama Kalinya

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:53 WITA

Dinas Kominfo SP Tanah Bumbu Targetkan Seluruh Desa Bebas Blankspot

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:47 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Workshop Peta Proses Bisnis 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:39 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Matangkan Persiapan Pemberangkatan Haji 2026, Prioritaskan Pelayanan Lansia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:33 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Konsumsi Pangan Lokal Lewat Sosialisasi Menu B2SA di Batulicin

Selasa, 28 April 2026 - 19:39 WITA

Bupati Tanah Bumbu Meluncurkan Gerakan Aksi Pilah Sampah dan Program Ramah Lingkungan saat Peringatan Hari Jadi ke-23

Selasa, 28 April 2026 - 19:30 WITA

Ribuan Wisatawan Padati Pantai Pagatan, Puncak Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e 2026 Dongkrak Ekonomi Warga Tanah Bumbu

Jumat, 24 April 2026 - 00:25 WITA

Tanah Bumbu Perkuat Tata Kelola Keuangan, Kolaborasi dengan BPK Jadi Kunci

Senin, 20 April 2026 - 14:22 WITA

Penampilan Lyric Band Jadi Sorotan di Mappanre Ri Tasi’e 2026

Berita Terbaru

Suasana Workshop Penyusunan Peta Proses Bisnis (Probis) Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu di Batulicin, Senin (27/04/2026).

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Workshop Peta Proses Bisnis 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:47 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x