Tanah Laut – Seekor ular kobra hitam yang masuk ke rumah warga di RT 05 Desa Batilai, Kecamatan Takisung, memicu kepanikan pada Senin (11/05/2026) pagi. Beruntung, respons cepat petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan Kabupaten Tanah Laut berhasil mengendalikan situasi tanpa menimbulkan korban.
Ular berbisa tersebut ditemukan di kediaman Rusli saat berada di dalam ruang rumah. Menyadari ancaman berbahaya yang dapat mengancam keselamatan keluarga, Rusli segera menghubungi layanan darurat untuk meminta bantuan evakuasi.
Penanganan ular kobra tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena memiliki tingkat risiko tinggi, terutama akibat bisa beracun yang dapat membahayakan manusia. Karena itu, proses evakuasi memerlukan petugas terlatih dengan perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai.
Anggota Damkar Tanah Laut, Hizriyadi, menjelaskan bahwa laporan resmi diterima petugas pada pukul 08.50 WITA. Tim penyelamat kemudian bergerak cepat menuju lokasi hanya satu menit setelah laporan masuk.
“Petugas langsung menuju lokasi dan tiba pada pukul 08.58 WITA. Setelah dilakukan penyisiran serta penanganan secara taktis, ular berhasil dievakuasi dalam kondisi aman,” ujarnya.
Proses evakuasi dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 09.05 WITA. Dengan demikian, seluruh penanganan berlangsung kurang dari sepuluh menit sejak petugas tiba di lokasi.
Kecepatan respons tersebut dinilai menjadi bukti kesiapsiagaan layanan penyelamatan non-kebakaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam menghadapi kondisi darurat di tengah masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tidak mencoba menangani sendiri satwa liar berbahaya yang masuk ke lingkungan rumah. Warga diminta segera menghubungi layanan darurat RAZA LAKAS 112 apabila menemukan kejadian serupa.
Perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini disebut menjadi salah satu faktor meningkatnya kemunculan satwa liar di kawasan permukiman. Hewan seperti ular kerap keluar dari habitat aslinya untuk mencari tempat yang lebih hangat maupun aman.
Damkar Tanah Laut pun mengingatkan warga agar tetap waspada, menjaga kebersihan lingkungan, serta menutup celah-celah yang berpotensi menjadi akses masuk reptil berbahaya ke dalam rumah.















