Tragis! Balita di Tanbu Tewas Dianiaya, Ayah Tiri Jadi Terduga Pelaku

- Penulis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 18:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Polisi

Dokumentasi Polisi

Tanah Bumbu – Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali mengguncang Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kali ini, seorang balita berusia 3 tahun meregang nyawa diduga akibat kekerasan yang dilakukan oleh ayah tirinya sendiri. Masyarakat terkejut dengan temuan jasad sang balita yang penuh dengan luka lebam di tubuhnya.

Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah rumah di Jalan Beringin, Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, Senin (26/8/24) lalu. Hingga kini, polisi masih memburu terduga pelaku, yang tak lain adalah ayah tiri korban.

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Arief Prasetya, melalui Kasi Humas Iptu Jonser Sinaga, membenarkan kasus memilukan tersebut.

Menurutnya, kejadian bermula ketika SM, ibu kandung korban, pulang dari berbelanja dan mendapati anaknya yang berusia 3 tahun dalam kondisi tak memakai celana. SM bertanya kepada ayah tiri korban, namun pelaku hanya mengaku tidak tahu.

Kecurigaan SM semakin kuat ketika ia memandikan sang anak dan melihat kondisi tubuhnya yang lemas. Terlebih lagi, ditemukan lebam di dahi, rahang kanan, dan lengan yang terlihat rapuh. Panik, SM bersama terlapor segera membawa korban ke Puskesmas Batulicin untuk mendapatkan pertolongan. Namun, malang tak dapat ditolak, meskipun sempat dirujuk ke Rumah Sakit Marina, korban meninggal dunia dalam perjalanan.

Baca Juga:  Meriahkan HUT Satui ke-361: Perahu Hias Jadi Daya Tarik di Desa Beruntung Raya

“Saat ini pelaku masih dalam lidik,” ucap Kasi Humas Polres Tanbu, Iptu Jonser Sinaga saat dikonfirmasi, Selasa, (8/10/2024).

Pihak kepolisian menduga terlapor melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, khususnya Pasal 80 Undang-Undang 35/2014. Kasus ini mendapat perhatian serius dari masyarakat dan pihak berwenang, yang kini berupaya keras menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tragedi ini kembali menyoroti masalah kekerasan terhadap anak di Indonesia. Masyarakat setempat merasa terguncang dan menyerukan agar pelaku segera ditangkap. Pihak kepolisian pun memastikan akan memprioritaskan kasus ini demi memberikan keadilan bagi korban.

Berita Terkait

Penampilan Lyric Band Jadi Sorotan di Mappanre Ri Tasi’e 2026
12 Tahun Penantian, Tanah Bumbu Akhirnya Kembali Raih Juara Umum PORDA PERPAMSI
Catat Tanggalnya! Band Skamen Rider Siap Guncang Mappanre Ri Tasi’e 2026 Tanah Bumbu
Kepala Diskominfo Tanah Bumbu Bongkar Modus Penipuan Catering Fiktif
Bupati Andi Rudi Latif Siapkan Dokter Spesialis, Warga Tak Perlu Lagi Berobat Jauh
Pembuka Mappanre Ri Tasi’e, Karnaval Mallibu Kampong Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu
Bupati Andi Rudi Latif Gandeng Kaka Slank Tanam Mangrove di Muara Pagatan, Cegah Abrasi dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Reses di Satui, Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Sya’bani Rasul Fokus Dorong Pembangunan Sekolah dan Puskesmas

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 17:46 WITA

In House Training Mahasiswa Magister Administrasi Pendidikan ULM Dorong Pembelajaran Berkelanjutan di Sekolah Berbasis Lahan Basah

Senin, 1 September 2025 - 20:38 WITA

Mendorong Desa Modern, UNUKASE Gelar Seminar di Kecamatan Tabukan

Berita Terbaru

Penampilan Lyric Band asal Banjarmasin saat menghibur penonton di Pesta Pantai Pagatan Mappanre Ri Tasi’e 2026 di Kecamatan Kusan Hilir, Tanah Bumbu, Minggu (19/04/2026) malam.

Tanah Bumbu

Penampilan Lyric Band Jadi Sorotan di Mappanre Ri Tasi’e 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 14:22 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x