Tim Internasional Assessment Kunjungi Pemkab Tanbu

- Penulis

Senin, 28 November 2022 - 16:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Dalam rangka penilaian rencana pembangunan Bendungan Kusan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menerima kedatangan Tim Internasional Assessment.

Salah satunya adalah, Ir. Juari selaku Koordinator Pendayagunaan Sumber Air, Irigasi dan Rawa dari Direktorat Sumber Daya Air Kementerian PPN/Bappenas menyampaikan, Tim datang guna melakukan penilaian terhadap rencana pembangunan Bendungan Kusan dengan Internasional Standar (Hydropower Sustainability Standard).

Sementara itu, Pemerintah Indonesia sedang dalam kondisi anggaran yang menyurut, sehingga perlu mencari peluang dengan rencana mendatangkan pihak invertor, bahwa nantinya rencana pembangunan Bendungan Kusan secara kancah internasional mampu diterima dan layak memperoleh (pendanaan internasional).

“Kondisi keuangan negara kedepan masih berat karena faktor-faktor tertentu. Meskipun rencana usulan Bendungan Kusan ini sudah dibahas namun Pemerintah Indonesia berinisiatif mengambil kebijakan stategis, dalam hal ini untuk bekerjasama dengan melibatkan International Hydropower Association (IHA),” katanya.

Ada sekitar 12 item dan secara teknis menjadi acuan Assessment, diantaranya penilaian aspek ekonomi, aspek sosial (terkait pemindahan penduduk kawasan terdampak pembangunan Bendungan Kusan) hingga aspek lingkungan.

“Kami merespon pada kesejarahannya, ternyata sudah pernah disebutkan dalam perencanaan tentang pembangunan Bendungan Kusan pada masa awal Gubernur Kalimantan Selatan pertama, yaitu dulunya beliau juga pernah menjabat sebagai Menteri PUPR,” lanjutnya.

Baca Juga:  Bupati Tanah Bumbu Hadiri Pengukuhan MUI Masa Khidmat 2021-2026

Sementara itu, kebutuhan data terus dikumpulkan dari beberapa item yang dibutuhkan. Perlu waktu khusus dalam Internasional Assessment.

Pembangunan Bendungan Kusan rencananya melangkah tanpa melibatkan APBN dan melaju pada Standar Internasional yang menjadi pilot project bersama.

“Kita coba dorong dengan skema swasta dan kita bekerjasama antar pihak, per part (bagian) harus dibahas konsekuensinya, sehingga pihak yang nantinya tertarik mengucurkan anggaran (investor) tau jelas keunggulan manfaat Bendungan Kusan maupun kelemahannya,” ucap Ir. Juari.

Dalam step yang dilakukan ini, masih belum bisa ditarik hasil penilaian secara maksimal. Pembangunan bendungan, masih dalam proses Assessment, jika dokumen telah komplit dan layak, Tim akan lanjut langkah dengan menawarkan Market Sounding.

Kemudian bisa saja rencana Bendungan Kusan akan dibawa ke Fairtrade International, hal tersebut bergantung pada proses ke depan.

“Target waktu selesai dan kapan kepastiannya belum bisa ditentukan, beberapa informasi telah kita dapatkan, sedangkan kita mengetahui antusias masyarakat sangat bagus dalam rencana Bendungan Kusan ini,” tutupnya.(Red/nf)

Berita Terkait

Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS
Aksi Cepat Tanggap, TP PKK Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Banjarmasin
Ajang MTQN XLVIII Tanah Laut Ditutup: Pemkab Tala Siapkan Hadiah Umroh
Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia
Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA
Ancaman Radikalisme di Era Digital: Saatnya Bersama Melindungi Generasi Muda Barito Kuala
Lima Abad Banjarmasin, Dewan Adat Banjar Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Banjar
UMKM Batola Naik Kelas, SSC PLUT BAIMAN Buka Jalan ke Ritel Modern

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 15:07 WITA

Rombongan Kalsel Ziarah ke Imam Bukhari International Scientific Research Center di Uzbekistan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:24 WITA

Gelar Pengabdian Masyarakat, Kolaborasi Internasional, Keperawatan ULM dan UTM

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

Kamis, 23 April 2026 - 22:17 WITA

HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian

Senin, 16 Maret 2026 - 20:04 WITA

Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW

Senin, 9 Maret 2026 - 23:01 WITA

Di Tengah Krisis Global, Indonesia Online Media Forum 2026 Dorong Jurnalisme Berorientasi Kemanusiaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:07 WITA

Koalisi Masyarakat Sipil Korea Selatan Peringatkan Bahaya Stigmatisasi Agama oleh Negara

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x