Banjarmasin – Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas PGRI Kalimantan sedang menggelar Sensaseda (Seminar Nasional Bahasa, Sastra, Seni dan Pendidikan Dasar) 2023 di Aula Universitas PGRI Kalimantan. Sensaseda 2023 merupakan seminar rutin tahunan yang dilaksanakan empat prodi pada Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas PGRI Kalimantan, yaitu Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Seni Tari, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Adapun tema yang dipilih pada Sensaseda kali ini berkenaan dengan “Transformasi Pendidikan Literasi Berbasis Perkembangan Teknologi di Era Society 5.0” (Rabu, 12/12/2023).
Sensaseda 2023 kali ini menghadirkan tiga pemateri utama, Dr. Mukodi, M.Si. dari STKIP PGRI Pacitan, Dr. Meinarni Susilowati, M.Ed. dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Dr. Normalasarie, M.Pd. dari Universitas PGRI Kalimantan. Selain tiga pemateri utama, pada Sensaseda 2023 juga menghadirkan para pemateri dari berbagai perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia secara paralel. “Ada pemateri utama, setelah selesai maka akan kita lanjutkan penyampaian para pemateri secara paralel”, ungkap salah satu panitia Sensaseda.
Selaku Ketua Pelaksana Sensaseda, M. Saufi memberikan informasi bahwa Sensaseda merupakan salah satu kegiatan ilmiah yang dilaksanakan setiap tahunnya. “Tema yang diangkat hari ini, yaitu Transformasi Pendidikan Literasi Berbasis Perkembangan Teknologi di Era Society 5.0”, ungkapnya.

Saufi juga melaporkan peserta Sensaseda yang mencapai 612 peserta yang tersebar dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia. “Sedangkan untuk pemakalah paralel banyak juga yang masuk. Dari provinsi-provinsi yang ada di Indonesia”, tutur Ketua Sensaseda yang sekaligus dikenal dosen ganteng ini.
Turut hadir dan memberikan sambutan serta harapan ke depan pada pelaksanaan Sensaseda, Benny Nawa Trisna selaku Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas PGRI Kalimantan. “Harapan kami tahun yang akan datang, seminar ini semakin meningkat kualitasnya, meluas jangkauannya. Kami juga harap Sensaseda menjadi rujukan bagi para dosen dan peneliti khususnya berkenaan dengan bahasa, sastra, seni, dan pendidikan dasar”, harapnya.
Sambutan dan pembukaan Sensaseda secara resmi dilakukan oleh Rektor Universitas PGRI Kalimantan, Dina Huriaty. Beliau dalam sambutannya menyebut bahwa keterampilan literasi dapat meningkatkan kualitas. Diharapkan pendidik dapat mengikuti perkembangan dan dapat beradaptasi di era society 5.0.
Perlu diketahui bahwa Universitas PGRI Kalimantan merupakan universitas yang terdiri dari 2 Fakultas, yaitu: 1. Fakultas Sosial dan Humaniora dan 2. Fakultas Sains dan Teknologi. Adapun Fakultas Sosial dan Humaniora terdiri dari: (a) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, (b) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, (c) Program Studi Matematika, (d) Program Studi PGSD, (e) Program Studi Pendidikan Biologi, (f) Program Studi Pendidikan Seni Tari, dan (g) Program Studi Kewirausahaan. Fakultas Sains dan Teknologi ada: (a) Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi , (b) Program Studi Ilmu Komputer, (c) Program Studi Teknologi Informasi, dan (d) Program Studi Sains Lingkungan. Untuk program studi sudah terakreditasi dan siap untuk menerima mahasiswa baru.















