Polda Kalsel Musnahkan 65 Kilogram Sabu dan Ribuan Ekstasi, Hancurkan Jaringan Narkoba Internasional

- Penulis

Rabu, 15 Januari 2025 - 13:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemusnahan barang bukti narkotika oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto, Rabu (15/1).

Pemusnahan barang bukti narkotika oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto, Rabu (15/1).

Banjarbaru – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran narkotika dengan memusnahkan 65,5 kilogram sabu, 12.171 butir ekstasi, dan 567,99 gram ekstasi cair. Pemusnahan ini dilakukan di Mapolda Kalsel, Kota Banjarbaru, Rabu (15/1), di bawah kepemimpinan langsung Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Dalam pemusnahan tersebut, Irjen Pol Rosyanto mengungkapkan bahwa barang bukti yang dimusnahkan berasal dari jaringan narkotika internasional.

“Yang kita musnahkan hari ini berasal dari sembilan kasus dengan 13 orang tersangka,” ujarnya.

Kapolda juga menjelaskan bahwa jaringan ini masih terkait dengan sindikat besar Freddy Pratama, seorang bandar narkoba yang hingga kini masih buron.

“Ada beberapa pintu masuk narkotika dari negara tetangga, seperti Malaysia dan Filipina. Kami terus melakukan pemetaan untuk memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk ke Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga:  Workshop Penyususnan Proses Bisnis digelar Pemkab Tanbu

Ia menegaskan bahwa Kalimantan Selatan masih menjadi pasar potensial bagi para bandar narkoba, namun pihaknya berkomitmen untuk memberantas peredaran barang haram tersebut.

“Kami akan terus bekerja keras menghilangkan peredaran narkotika di wilayah ini dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait lainnya,” kata Irjen Pol Rosyanto.

Pemusnahan narkoba ini dianggap sebagai langkah penting untuk menyelamatkan nyawa.

“Asumsinya begini, jika satu gram sabu diperuntukkan untuk lima orang dan satu butir ekstasi digunakan oleh satu orang, maka ada lebih dari 341.000 orang yang bisa kita selamatkan,” jelasnya.

Langkah tegas ini menegaskan komitmen Polda Kalsel dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika sekaligus menjadi peringatan bagi jaringan narkoba internasional bahwa Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan, tidak akan menjadi ladang peredaran barang haram tersebut.

Berita Terkait

Sampah Dipantau Secara Digital, DLH Tanah Bumbu Luncurkan Aksi SIMPATI
Dinas Perikanan Tanah Bumbu menggelar Cooking Class di Satui, Tekankan Olahan Ikan Sehat Sekaligus Peluang Usaha
Tenun Pagatan Berbordir Didorong Makin Dikenal, Dekranasda Tanah Bumbu Siapkan Strategi Baru
Pemkab Tanah Bumbu Bekali Pelajar dengan Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Politik
Bendahara Umum Dewan Budaya Banjar Menyampaikan Ucapan Dirgahayu HUT TNI ke-81
Pemkab Barito Kuala Dorong Pemanfaatan Satu Data Untuk Perkuat Pembinaan UMKM
Ikon Baru Tanah Laut! Tugu 0 Kilometer Pelaihari Diresmikan, Satu-Satunya di Kalsel yang Bisa Berputar
Dewan Budaya Banjar, Pasar Terapung Lok Baintan Harus Dilestarikan dan Difasilitasi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:03 WITA

UMKM Batola Naik Kelas, SSC PLUT BAIMAN Buka Jalan ke Ritel Modern

Rabu, 15 April 2026 - 21:59 WITA

Muscablub Gerakan Pramuka Barito Kuala Momentum Untuk Penataan Organasasi

Jumat, 28 November 2025 - 17:46 WITA

In House Training Mahasiswa Magister Administrasi Pendidikan ULM Dorong Pembelajaran Berkelanjutan di Sekolah Berbasis Lahan Basah

Senin, 1 September 2025 - 20:38 WITA

Mendorong Desa Modern, UNUKASE Gelar Seminar di Kecamatan Tabukan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x