Pemkab Tanbu Ikuti Gelar FGD Obat dan Makanan Aman oleh BPOM

- Penulis

Rabu, 23 Februari 2022 - 13:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Focus Group Discussion (FGD) dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) obat dan makanan aman dan bermutu digelar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tanah Bumbu bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu).

Acara yang dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat beserta jajaran Kepala SKPD terkait dan Camat Tanah Bumbu tersebut digelar di Gedung PKK Kapet Kecamatan Simpang Empat, Selasa (15/02/2022) yang lalu.

Tujuan dilakukannya FGD, guna membangun diskusi bersama dan berkorelasi dalam program kerja antara pihak Badan POM dan Pemkab Tanbu, terkait mengeluarkan sertifikat dan ijin edar produk usaha kemasan maupun bekerjasama dalam melakukan pembinaan Pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Tanah Bumbu.

Sementara itu, Vonny Rosalina selaku Kasi Farmasi Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, menyampaikan materi diantaranya yaitu terkait Program Keamanan Pangan yang terbagi ke dalam lingkup (Internasional, Regional dan Nasional), Pemetaan Tupoksi, Data UMKM binaan selama 5 tahun terakhir dan Pembagian Peran serta Upaya Pemerintah terhadap Pengamanan Pangan dalam rangka Upaya Kesehatan.

“Pemkab Tanbu, bekerjasama melibatkan BPOM setempat untuk melaksanakan kegiatan pengawasan terhadap pelaku usaha, konsumen secara rutin, keinginan agar masyarakat dapat terlindungi dari peredaran makanan yang tidak memenuhi syarat,” ucap Vonny.

Baca Juga:  Kunjungi Tapin, Gatriwara Tanbu Hadiri Seminar Tampil Cantik dan Sehat di Masa Pandemi Covid-19

Permasalahan yang sering dihadapi dan perlu menjadi perhatian seksama yaitu saat terjadi pengawasan sarana cenderung sering terdapat pencantuman Logo Halal pada kemasan produk, kemasan yang digunakan masih banyak yang belum memenuhi standar, kebersihan tempat yang kurang, sering terdapat alat-alat produksi yang berkarat dan sering tidak terdapat tempat sampah.

Kepala Loka POM Tanbu Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan upaya dalam meningkatkan koordinasi antara BPOM dengan Pemerintah Daerah terkait efektivitas dan sinergitas pengawasan obat dan makanan yang aman dan bermutu di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Agar sosialisasi, tentang obat dan makanan daerah bisa merata di seluruh kecamatan yang ada. Pada wilayah perbatasan masih perlu diawasi terkait beredarnya obat keras (obat tradisional yang mengandung kimia obat) dan kosmetik tanpa ijin edar, hal seperti itu yang perlu kita lakukan pembinaan dan cross check pengedarannya,” pungkas Rahmat.

Keterlibatan Pemkab Tanbu dalam FGD ini, digunakan untuk menuai kesempatan persamaan persepsi, melalui pertanyaan dan saran maupun sinkronasi program kerja, terkait keamanan obat, makanan maupun produk minuman khususnya di Tanah Bumbu yang berhubungan dengan menjaga keamanan kebutuhan masyarakat. (Red)

 

Berita Terkait

Tanggul Pemkab Tanah Bumbu Ubah Cerita Petambak Kepiting Muara Pagatan
BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Bekali Ahli Waris JKM Jadi Wirausaha Mandiri Lewat Program PEKA
IKKD Tanah Laut Dukung Warga Kuala Tambangan, Desak Aparat Tindak Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi
Dishub Tanah Laut Gelar Ramp Check Angkutan, Perkuat Keselamatan Transportasi Melalui Sinergi Lintas Instansi
46 Mahasiswa STIKES Intan Martapura Resmi Diyudisium, Tradisi Mandi Kembang Jadi Simbol Awal Pengabdian kepada Masyarakat
UNUKASE Kembali Lolos Pendanaan Nasional, Prodi Agribisnis Kantongi Hibah Rp437 Juta
BPBD Tanah Bumbu Siapkan Generasi Tangguh Hadapi Bencana Lewat Program RENJANA
Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Kapolres Tekankan Kesiapan Personel dan Peralatan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:40 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Upaya Cegah Stunting dan Tingkat Presentasi Belajar

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:30 WITA

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:19 WITA

Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Kebiijakan Publik Menimbang Manfaat Sosial, Efektifitas Implementasi dan Risiko terhadap Ketahanan Fiskal Negara

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:54 WITA

Transformasi Gizi Nasional: Menakar Progres, Tantangan, dan Dampak Strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tengah Dinamika Kebijakan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:57 WITA

MBG, Good Governance, dan Prioritas Pembangunan SDM Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:32 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Menakar Kebijakan, Anggaran, dan Dampaknya bagi Masyarakat

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:49 WITA

Tapin: Antara Tambang, Sawah, dan Masa Depan Warganya

Selasa, 23 September 2025 - 11:12 WITA

KAPOLRI MENDAHULUI ATAU “MELAWAN” PRESIDEN?

Berita Terbaru

Opini

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:30 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x