Banjar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan Senam Antihipertensi bagi kader kesehatan Desa Bunglai. Mereka menggelar kegiatan ini di Gedung Badminton Desa Bunglai pada 20 januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit tidak menular, khususnya hipertensi.
Mahasiswa KKN melaksanakan pelatihan selama dua hari, Minggu dan Senin, dengan fokus meningkatkan kapasitas kader kesehatan desa. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi tentang pengenalan hipertensi, manajemen kesehatan jantung. Selain itu, mereka juga memandu praktik gerakan senam antihipertensi yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan oleh masyarakat.

Sebagai puncak kegiatan, pada hari Selasa para kader yang telah mengikuti pelatihan memandu langsung pelaksanaan senam antihipertensi secara massal bersama warga. Masyarakat menyambut kegiatan ini dengan antusias dan berpartisipasi aktif sejak awal hingga akhir.
Istri Kepala Desa Bunglai, Ibu Sarkiah, turut hadir dan mengikuti senam bersama warga. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN sekaligus menegaskan komitmen pemerintah desa untuk menjaga keberlanjutan program tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Program senam antihipertensi akan kami lanjutkan secara mandiri dengan pelaksanaan rutin satu kali dalam seminggu bagi warga Desa Bunglai,” ujarnya.
Ketua Kader Desa Bunglai, Ibu Mildawati, juga menyampaikan hal senada. Ia menilai pelatihan tersebut mampu meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan diri kader dalam mendampingi masyarakat.
“Gerakan senamnya sederhana dan mudah diikuti, tetapi manfaatnya sangat besar bagi kesehatan jantung. Kami sebagai kader merasa lebih siap untuk memandu warga agar lebih peduli terhadap pencegahan hipertensi,” katanya.
Ketua KKN, Muhammad Zaidan, menjelaskan bahwa mahasiswa menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk implementasi peran mahasiswa Administrasi Rumah Sakit dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di tingkat desa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kader desa memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Bunglai,” ungkapnya.
Mahasiswa KKN menutup kegiatan ini dengan penuh semangat dan partisipasi aktif warga. Program tersebut sekaligus menjadi langkah awal bagi Desa Bunglai dalam membangun budaya hidup sehat dan meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penyakit tidak menular.















