Tanah Laut – Tanah Laut kembali mencatat jejak kinerja yang tak biasa sepanjang 2025. Di penghujung tahun, tepatnya hingga 23 Desember 2025, grafik pendapatan daerah melesat melampaui target. Realisasinya menembus 116,24 persen, menjadikan Tanah Laut sebagai kabupaten dengan capaian pendapatan tertinggi di Kalimantan Selatan.
Tak hanya unggul di tingkat provinsi, torehan ini juga menguatkan posisi Tanah Laut di panggung nasional. Kabupaten ini bertengger di peringkat kedua tertinggi di Indonesia, berada satu tingkat di bawah Kabupaten Sumbawa Barat yang mencatat realisasi 140,48 persen. Angka tersebut menjadi cermin dari pengelolaan fiskal yang efektif, terukur, dan berjalan dalam rel kerangka kebijakan yang akuntabel.
Di level Kalimantan Selatan, Tanah Laut berdiri di barisan terdepan. Sejumlah daerah kemudian menyusul di bawahnya: Kabupaten Hulu Sungai Selatan (113,32 persen), Tanah Bumbu (112,39 persen), Banjar (111,86 persen), Hulu Sungai Utara (109,56 persen), Tabalong (108,81 persen), dan Balangan (98,77 persen).
Sementara beberapa wilayah lain seperti Hulu Sungai Tengah, Tapin, Kotabaru, dan Barito Kuala masih berada pada kategori capaian menengah dan terus dalam pemantauan.
Capaian fiskal tersebut tidak hadir begitu saja. Ia tumbuh dari kerja kolektif yang dibangun melalui sinergi kepemimpinan Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto bersama Wakil Bupati H. M. Zazuli, yang mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah, penguatan dana transfer, hingga tata kelola anggaran yang lebih transparan dan bertanggung jawab.
Di mata banyak pihak, kinerja ini menjadi sinyal positif bagi ketahanan fiskal Tanah Laut. Lebih jauh, ia membuka ruang fiskal yang lebih lapang serta menopang kesinambungan program pembangunan, sekaligus memperkuat pelayanan publik pada tahun anggaran berikutnya.















