FKP Gelar Munas ke-5: Pemuda Siap Jadi Penggerak Ekonomi Desa

- Penulis

Selasa, 11 Februari 2025 - 23:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Munas ke-5 serta Seminar Nasional di Hotel Habitare Rasuna, Jakarta, Sabtu (8/1).

Munas ke-5 serta Seminar Nasional di Hotel Habitare Rasuna, Jakarta, Sabtu (8/1).

Jakarta – Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) sukses menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-5 serta Seminar Nasional di Hotel Habitare Rasuna, Jakarta, Sabtu (8/1). Acara ini menjadi momentum penting dalam mendorong semangat kewirausahaan di kalangan pemuda, khususnya dalam pengembangan potensi desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Munas ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Raden Isnanta, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes) Ahmad Riza Patria, Wakil Ketua Kadin Indonesia Teguh Anantawikrama, serta Founder FKP Syamsul Qomar. Selain itu, seluruh utusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) FKP dari berbagai provinsi di Indonesia turut hadir, menambah semarak jalannya acara.

Ketua Umum FKP periode 2021-2024, Mikail Rakhimi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran para tamu undangan. Ia menegaskan bahwa FKP terus berkomitmen untuk menjadi wadah yang mampu mengembangkan potensi pemuda dalam dunia usaha.

“Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan dan berharap FKP dapat berkembang lebih luas lagi untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam pemberdayaan ekonomi berbasis desa,” ujarnya.

Salah satu fokus utama dalam Munas kali ini adalah bagaimana pemuda dapat berperan aktif dalam menggerakkan ekonomi desa melalui wirausaha. Dalam kesempatan tersebut, Wamendes Ahmad Riza Patria menekankan bahwa desa memiliki potensi besar yang dapat dikelola secara kreatif oleh para pemuda. Menurutnya, peran generasi muda sangat krusial dalam menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan di daerah.

“Saat ini, kita harus mengubah pola pikir bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya berpusat di kota. Justru desa memiliki banyak peluang yang bisa digarap, baik di sektor pertanian, pariwisata, maupun industri kreatif. Pemuda harus berani mengambil peran dan menjadi penggerak utama dalam membangun usaha di desa,” kata Ahmad Riza Patria.

Baca Juga:  Facebook, WA, IG Sudah Down 8 Jam, Error dari Jam 10 Malam

Ia juga menyoroti pentingnya inovasi dalam memanfaatkan sumber daya lokal. Salah satu program yang didorong adalah keterlibatan pemuda dalam program makan bergizi gratis. Dalam program ini, pemuda dapat mengoptimalkan hasil pertanian dan peternakan desa sebagai bahan baku, yang tidak hanya membantu meningkatkan perekonomian lokal tetapi juga berkontribusi pada pemenuhan gizi masyarakat.

Tak hanya itu, Ahmad Riza Patria mengajak berbagai pihak, termasuk tokoh-tokoh FKP dan media massa, untuk berperan lebih aktif dalam membangun desa binaan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas pemuda sangat diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memajukan desa, terutama mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh pemerintah. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, pembangunan desa akan lebih cepat terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Munas FKP ke-5 ini menjadi wadah strategis bagi pemuda untuk berdiskusi dan merumuskan langkah-langkah nyata dalam mendorong kewirausahaan berbasis desa. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan pemuda Indonesia dapat menjadi motor penggerak yang mampu membawa perubahan positif bagi ekonomi nasional, dimulai dari akar rumput, yaitu desa.

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:13 WITA

Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas Penguatan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:02 WITA

Wakil Ketua DPRD: Pengungkapan Sabu 1,9 Kg Bukti Keseriusan Polres Tanah Bumbu

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:49 WITA

Percepat Transformasi Digital Keuangan Daerah, Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan SP2D Online Terintegrasi SIPD RI

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Ruang Bersama Indonesia, Dua Desa Disiapkan Jadi Percontohan

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:19 WITA

Tanah Bumbu Masuk 39 Daerah Nasional dalam Validasi IPKD Kemendagri

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Bakat dan Kreativitas Siswa SLB Tanah Bumbu

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:14 WITA

Bupati Tanah Bumbu Tekankan Produk Hukum Selaras Visi BerAKSI

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:05 WITA

Wamenko Pangan RI Apresiasi Pengembangan Peternakan Terintegrasi di KSPEAN Tanah Bumbu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x