Surabaya – Dalam upaya mendukung kemajuan sektor energi nasional. Ahmad Mahmuddah, profesional dari Departemen Teknologi PT Pentral, melakukan kolaborasi dengan PT Pelita Energi Indonesia (PEI) untuk menggagas inisiatif pengembangan Bahan Bakar Minyak (BBM) industri yang difokuskan di wilayah Jawa Timur sebagai pasar strategis utama.
Jawa Timur dipilih karena dinilai memiliki potensi besar dalam pertumbuhan industri serta infrastruktur yang siap mendukung penerapan teknologi tinggi di sektor energi.
Proyek ini diawali dengan pembukaan pasar baru dan proyek percontohan yang menyasar efisiensi operasional, pemetaan sumber daya, serta optimalisasi sistem distribusi energi di kawasan timur Indonesia.
“Kami melihat peluang besar untuk mengintegrasikan solusi teknologi cerdas dalam sistem perminyakan nasional, dan Jawa Timur menjadi gerbang awal dari rencana jangka panjang kami,” ujar Ahmad Mahmuddah dalam pernyataan resminya.
Inisiatif ini mencakup transformasi menyeluruh, mulai dari digitalisasi rantai pasok BBM hingga penguatan distribusi energi untuk kebutuhan industri maupun masyarakat. Teknologi mutakhir dari Pentral akan menjadi fondasi utama dalam mendukung operasional modern PEI di wilayah tersebut.
Mahmuddah juga menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif. Ia secara aktif membangun kerja sama dengan pemerintah daerah, mitra industri, dan perusahaan-perusahaan besar di Jawa Timur untuk memastikan keberhasilan program ini secara berkelanjutan.
“Teknologi tanpa kolaborasi hanyalah alat. Melalui kemitraan dengan PEI, kami ingin menciptakan dampak nyata—mendekatkan energi ke masyarakat dan membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Untuk memperkuat pelaksanaan proyek, Pentral Indonesia juga membentuk tim kompeten yang terdiri dari staf senior dan rekanan strategis di wilayah Surabaya.
PT Pelita Energi Indonesia merupakan perusahaan nasional yang bergerak di sektor energi dan perminyakan. Melalui inisiatif ini, PEI bersama Pentral menargetkan terciptanya efisiensi dan keberlanjutan dalam industri perminyakan dengan pendekatan berbasis teknologi.
Langkah ini juga sejalan dengan agenda besar pemerintah Indonesia dalam mendorong transisi energi yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari strategi energi nasional untuk masa depan.








