Proyek Strategis Pemkot Banjarbaru Disorot, Rumah Dinas Wali Kota Dinilai Kurang Prioritas

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025 - 17:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah proyek strategis Pemkot Banjarbaru 2025 disorot. Rumah dinas wali kota dinilai kurang prioritas dibanding infrastruktur kesehatan dan pengendalian banjir.

Sejumlah proyek strategis Pemkot Banjarbaru 2025 disorot. Rumah dinas wali kota dinilai kurang prioritas dibanding infrastruktur kesehatan dan pengendalian banjir.

Banjarbaru – Sejumlah proyek strategis yang direncanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru pada tahun 2025 menuai sorotan publik. Salah satunya adalah rencana pembangunan rumah dinas wali kota yang dianggap belum mendesak dan minim manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerhati pembangunan Banjarbaru, Wahyudin, menyampaikan keprihatinannya terhadap arah kebijakan pembangunan kota. Menurutnya, beberapa proyek yang tertuang Proyek Strategis Pemkot Banjarbaru Disorot, Rumah Dinas Wali Kota Dinilai Kurang Prioritas dalam Keputusan Wali Kota Banjarbaru Nomor 100.3.3.3/7/KUM/2025 perlu ditinjau ulang karena dianggap tidak rasional dan kurang berdampak langsung.

“Saya menilai, daripada membangun rumah dinas baru, lebih baik dilakukan rehabilitasi terhadap bangunan lama yang sudah ada. Anggaran miliaran rupiah itu bisa dialihkan untuk proyek yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti kesehatan dan pengendalian banjir,” ujarnya, Selasa (29/04/25).

Ia juga mempertanyakan rencana Pemkot yang ingin memanfaatkan gedung Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sebagai lokasi rumah dinas wali kota. Selain dinilai kurang strategis, pembangunan di lokasi tersebut juga berpotensi merusak taman dan mengganggu aktivitas pelayanan publik.

“Anggarannya mencapai Rp 17,9 miliar. Dalam situasi di mana pemerintah pusat mendorong efisiensi, proyek seperti ini justru tidak relevan,” tambahnya.

Akademisi: Perlu Kajian Berbasis Kebutuhan dan Iklim

Pengamat Tata Kota Universitas Lambung Mangkurat, Dr.Eng. Akbar Rahman, MT., menyatakan bahwa proyek strategis Banjarbaru sebaiknya dikaji tidak hanya dari aspek administratif dan anggaran, tetapi juga dari kerangka pembangunan berkelanjutan dan resiliensi iklim.

Menurut Akbar, terdapat empat aspek utama yang perlu diperhatikan dalam perencanaan proyek strategis, yakni dampak langsung kepada masyarakat, urgensi kebutuhan, kesesuaian dengan visi kota dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta daya guna jangka panjang.

Baca Juga:  MK Tolak Gugatan Sengketa Pilwalkot Banjarbaru, Hasil Pemilu Tetap Sah

“Dari sepuluh proyek tersebut, pembangunan fasilitas kesehatan di Puskesmas Banjarbaru Selatan merupakan prioritas utama karena langsung menyasar kebutuhan dasar warga,” kata Akbar.

Selain itu, infrastruktur pengendalian banjir seperti peningkatan Embung Gunung Kupang dan pembangunan Kolam Retensi Guntung Jingah juga dinilai vital. “Banjarbaru rentan terhadap perubahan iklim ekstrem. Sayangnya, proyek-proyek ini justru mendapat alokasi anggaran yang lebih kecil dibanding proyek simbolik seperti rumah dinas wali kota,” imbuhnya.

Trotoar dan Kantor Damkar Dukung Kota Ramah Iklim

Proyek lain yang dinilai relevan adalah pembangunan kantor UPT Pemadam Kebakaran serta proyek trotoar di beberapa ruas jalan utama. Infrastruktur ini mendukung mobilitas warga serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana.

“Trotoar adalah bagian dari kota sehat dan ramah pejalan kaki. Ini sejalan dengan arah pembangunan kota rendah emisi,” jelas Akbar.

Sementara itu, proyek dengan urgensi terendah adalah pembangunan rumah dinas wali kota dan taman air mancur di Bundaran Kamaratih. “Kontribusinya terhadap kualitas hidup warga tidak signifikan, sehingga sebaiknya diletakkan sebagai prioritas sekunder,” katanya.

Akbar menekankan pentingnya pendekatan lintas sektor dalam perencanaan pembangunan kota. “Pemkot harus mengintegrasikan peran Dinas PUPR, Lingkungan Hidup, BPBD, dan Bappedalitbang agar setiap proyek tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berfungsi optimal dan berdampak luas.”

Rincian Proyek Strategis Banjarbaru Tahun 2025

Berdasarkan data dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Banjarbaru, berikut daftar sepuluh proyek strategis yang akan dibiayai melalui APBD murni tahun 2025:

    1. Rumah Dinas Wali Kota di lokasi kantor Disdukcapil – Rp 17,98 miliar (Dinas PUPR)

Berita Terkait

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai
Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar LANDAS dan CEKATAN SEHAT, Dorong Masyarakat Desa Sungai Landas Atasi Hipertensi
Mewujudkan Bumi Tuntung Pandang yang Berkarakter: MTQ ke-48 Tanah Laut Resmi Dibuka
Wisuda STIKes Intan Martapura Tahun 2026, Lahirkan Lulusan Siap Berkontribusi bagi Dunia Kesehatan
Hadiri Wisuda STIKes Intan Martapura, Plt Kepala LLDIKTI XI Dorong Peningkatan Mutu dan Integritas Perguruan Tinggi
PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying
LKMM 2026 STIKes Intan Martapura: 127 Mahasiswa Ditempa Jadi Pemimpin Muda yang SAKTI
Pemkab Tanah Laut Resmi Gelar Innovation Award 2026, Guna Mendorong Transformasi Pelayanan Publik
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:04 WITA

Wisuda STIKes Intan Martapura Tahun 2026, Lahirkan Lulusan Siap Berkontribusi bagi Dunia Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:39 WITA

Riset Mahasiswa ULM Ungkap Paradoks Kesehatan Pekerja Prostitusi Daring: Sadar Risiko, Belum Konsisten Mencegah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:39 WITA

Tim PKM-RSH ULM Ungkap Dampak Komunikasi Menyakitkan dalam Hubungan Pacaran Remaja

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:59 WITA

Semarak Merah Putih di PAUDIT Robbani Banjarbaru Warnai Kebersamaan dan Perkuat Silaturahmi Orang Tua, Guru, dan Anak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:11 WITA

Gandeng Ibu-Ibu Kader Kelurahan Cempaka, Tim Dosen Manfaatkan Potensi Ikan Lokal Lewat Dana Kemdiktisaintek dalam Pencegahan Stunting

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:43 WITA

UNUKASE Bersama Ponpes Darul Ilmi, Dorong Santri Lanjut Kuliah dan Kuasai Profesi Strategis

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:50 WITA

UNUKASE Perkuat Sinergi dengan Pondok Pesantren Walisongo, Dorong Santri Lanjut ke Perguruan Tinggi

Senin, 29 Juni 2026 - 06:12 WITA

Inovasi Edukasi Kesehatan Berbasis “World Café”, Dosen dan Mahasiswa Keperawatan ULM Tingkatkan Peran Keluarga dalam Pencegahan Infeksi dan Manajemen Psikologis Keluarga

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x