Diskumdag Tanah Laut Pastikan Stok Beras Aman, Pedagang Prediksi Harga Eceran Naik Akibat Dampak Kemarau

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curah hujan yang rendah menyebabkan sebagian lahan pertanian mengalami kekeringan sehingga hasil panen tidak maksimal. Bahkan, di beberapa lokasi terdapat tanaman padi yang mengalami kerusakan, sehingga produksi gabah ikut menurun.

Menurutnya, berkurangnya hasil panen secara otomatis menyebabkan harga gabah di tingkat petani meningkat. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada harga beras yang dipasarkan kepada konsumen.

“Kenaikan harga beras lokal kali ini disebabkan musim kemarau yang membuat hasil panen berkurang. Ada padi yang rusak sehingga harga gabah naik cukup tinggi dan akhirnya berpengaruh terhadap harga beras,” jelasnya.

Menanggapi adanya potensi kenaikan harga tersebut, Kepala Bidang Perdagangan Diskumdag Kabupaten Tanah Laut, Edi Hariyadi, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar.

Menurutnya, hingga saat ini stok beras masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Tanah Laut saat ini masih berada pada periode panen raya yang berlangsung pada Juli hingga Agustus.

Kondisi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan pasokan beras di daerah sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kemungkinan terjadinya kelangkaan.

“Ketersediaan bahan pokok, terutama beras yang menjadi kebutuhan utama masyarakat Tanah Laut, relatif aman. Saat ini masih merupakan masa panen raya petani kita sehingga stok dan persediaan masih mencukupi,” kata Edi Hariyadi.

Diskumdag juga terus berkoordinasi dengan distributor, pedagang, serta instansi terkait untuk memantau perkembangan harga sekaligus mengantisipasi apabila terjadi gejolak pasar.

Baca Juga:  Tinggalkan Upacara Adat "Menyimpang", Mappanreritasi'e diisi dengan Ritual Yang Menjunjung Nilai Keagamaan

Langkah tersebut dilakukan agar distribusi beras tetap berjalan lancar dan pasokan tetap tersedia di seluruh wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Pemerintah berharap masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena hingga saat ini pasokan beras masih dalam kondisi aman.

Di sisi lain, perkembangan cuaca dan hasil panen akan terus dipantau sebagai dasar dalam mengambil langkah-langkah pengendalian apabila terjadi kenaikan harga yang signifikan.

Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkala, pemerintah daerah optimistis stabilitas pasokan pangan tetap terjaga, sementara potensi penyesuaian harga di tingkat pasar dapat dikendalikan sehingga tidak memberikan dampak yang terlalu besar terhadap daya beli masyarakat.

Berita Terkait

Bupati Tanah Bumbu Siapkan Pelatihan Usaha untuk Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat
Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kolaborasi dengan Dunia Usaha, Jalan Alternatif KM 171 dan SLB Satui Cerdas Diresmikan
DWP Tanah Bumbu Sosialisakan Cegah Anak Kecanduan Smartphone
Peringatan HUT Tala ke-60, Bupati Rahmat Trianto Imbau Masyarakat dan Perusahaan Ucapkan Hari Jadi Tala dengan Bunga Hidup, Bukan Karangan
Desa Sarimulya Meraih Predikat Terbaik dalam Adipura Lokal Tanah Bumbu 2025
STIKES Intan Martapura Gelar Pelatihan BTCLS bagi Mahasiswa Keperawatan Semester Akhir
Pererat Hubungan, UNUKASE Hadiri Buka Puasa Bersama Polda Kalsel
Pemkab Tanbu Alokasikan Rp64 Miliar Dukung Program MBG
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Wakil Bupati Banjar Habib Said Idrus Al Habsyi Resmi Membuka Kegiatan Hari Santri 2026 se-Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:31 WITA

54 Pondok Pesantren se-Kalsel mengikuti Kegiatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar oleh PCNU Kabupaten Banjar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Sekda Banjar H. Yudi Andrea Jadi Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:39 WITA

Dosen UNU Kalsel Raih Juara Harapan III LKTI BRIDA Kalsel 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Profesi Ners ULM Gelar “DESA TANGGAP KARHUTLA”

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 00:06 WITA

Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Berita Terbaru

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Bedog, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/10/2026)./ Istimewa

Berita Nasional

Bocah 11 Tahun Meninggal Saat Bermain di Sungai Bedog Bantul

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:33 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x