HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Terima Remisi

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Terima Remisi

Tanah Laut — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penuh makna bagi warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari. Pada Senin, 17 Agustus 2026, sebanyak 299 warga binaan mendapatkan Remisi Umum sebagai bentuk penghargaan atas sikap dan perilaku positif selama menjalani masa pidana.

Dari ratusan warga binaan yang memperoleh remisi tersebut, enam orang di antaranya merasakan kebahagiaan yang lebih besar. Mereka merupakan penerima Remisi Umum II (RU-II) yang mendapatkan pengurangan masa pidana hingga langsung bebas.

Pemberian remisi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif selama mengikuti proses pembinaan di dalam Rutan.

Secara keseluruhan, terdapat 299 warga binaan Rutan Kelas IIB Pelaihari yang memperoleh Remisi Umum. Sebanyak 292 orang menerima Remisi Umum I (RU-I), yang berarti pengurangan masa pidana tanpa langsung mengakhiri masa hukuman. Dari jumlah tersebut, 289 merupakan warga binaan laki-laki dan tiga orang lainnya perempuan.

Sementara itu, tujuh warga binaan memperoleh Remisi Umum II (RU-II). Dari tujuh penerima tersebut, enam orang dinyatakan langsung bebas karena masa pidananya berakhir setelah mendapatkan pengurangan melalui remisi. Adapun satu penerima RU-II lainnya masih harus menjalani sisa masa pidana.

Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, Eri Triyanto, menjelaskan bahwa pemberian remisi tidak diberikan secara otomatis kepada seluruh warga binaan. Ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi, terutama berkaitan dengan perilaku selama menjalani pidana dan keterlibatan dalam berbagai program pembinaan.

Menurutnya, warga binaan yang memperoleh remisi merupakan mereka yang telah menunjukkan perubahan positif, menjaga ketertiban, serta mengikuti proses pembinaan yang diselenggarakan oleh pihak Rutan.

“Remisi merupakan bentuk penghargaan kepada warga binaan yang telah memenuhi ketentuan, di antaranya berkelakuan baik dan mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana,” ujar Eri.

Pemberian remisi tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS-1453.PK.05.03 Tahun 2026, PAS-1455.PK.05.03 Tahun 2026, dan PAS-1464.PK.05.03 Tahun 2026.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Remisi dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dilaksanakan secara simbolis di dua lokasi, yakni Kantor Bupati Tanah Laut dan Rutan Kelas IIB Pelaihari.

Di Kantor Bupati Tanah Laut, penyerahan SK dilakukan oleh Bupati Tanah Laut. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari bersama Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan.

Sementara itu, penyerahan SK secara simbolis di Rutan Kelas IIB Pelaihari dilakukan oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan bersama Kepala Subseksi Pengelolaan. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan yang dilaksanakan di lingkungan pemasyarakatan.

Baca Juga:  Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri

Bagi enam warga binaan yang langsung bebas, pemberian remisi tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan mereka untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat. Setelah menyelesaikan masa pidana, mereka diharapkan mampu mengambil pelajaran dari proses pembinaan yang telah dijalani dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.

Eri menegaskan, kebebasan bukanlah akhir dari proses perubahan. Sebaliknya, kembalinya warga binaan ke lingkungan masyarakat menjadi tahapan baru yang membutuhkan kesiapan mental, sikap, serta kemauan untuk menjalani kehidupan secara lebih baik.

Ia berharap pengalaman selama berada di Rutan dapat menjadi pembelajaran bagi warga binaan, sehingga setelah kembali ke keluarga dan lingkungan sosial masing-masing, mereka mampu beradaptasi dan menjalankan kehidupan secara positif.

“Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ini menjadi momentum bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” kata Eri.

Pemberian remisi pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga memiliki pesan yang lebih luas. Pengurangan masa pidana bukan hanya bentuk pemenuhan hak warga binaan, tetapi juga menjadi salah satu instrumen dalam mendorong keberhasilan program pembinaan pemasyarakatan.

Melalui remisi, warga binaan yang menunjukkan perubahan dan kepatuhan terhadap aturan mendapatkan penghargaan atas proses yang telah mereka jalani. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh serta menjaga perilaku selama berada di Rutan.

Bagi enam warga binaan yang langsung menghirup udara bebas, momentum 17 Agustus tahun ini pun menjadi lebih istimewa. Hari Kemerdekaan tidak hanya dirayakan sebagai peringatan sejarah bangsa, tetapi juga menjadi awal dari babak baru kehidupan mereka setelah menyelesaikan masa pidana.

Dengan pembinaan yang terus dilakukan dan dukungan dari berbagai pihak, Rutan Kelas IIB Pelaihari berharap para warga binaan dapat benar-benar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbaiki kehidupan, membangun kembali hubungan dengan keluarga, serta berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Pemberian Remisi Umum pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya menjadi simbol bahwa proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan diarahkan tidak sekadar menjalankan masa hukuman, tetapi juga mendorong setiap warga binaan untuk berubah, bertanggung jawab, dan mempersiapkan diri agar dapat kembali menjadi bagian dari masyarakat dengan lebih baik.(Diyan)

Berita Terkait

Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar
Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri
Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut
Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari
Khidmat, Wabup Zazuli Pimpin Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Tanah Laut
Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Tanah Laut Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
DP3AP2KB Tanah Laut Gelar Jambore GenRe, Perkuat Peran PIK-R di Sekolah
P3AP2KB Tanah Laut Libatkan Duta GenRe Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:04 WITA

Energi Hijau dan Infrastruktur di Kalsel UNUKASE Gandeng Investor Indonesia–Tiongkok

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:48 WITA

UNUKASE Kembali Lolos Pendanaan Nasional, Prodi Agribisnis Kantongi Hibah Rp437 Juta

Senin, 13 Juli 2026 - 19:33 WITA

One Day Service UNUKASE Tuai Respons Positif, 27 Santri Langsung Jadi Calon Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:18 WITA

Workshop Wicara Publik, UNUKASE Bekali Mahasiswa Keterampilan Komunikasi dan Kepercayaan Diri

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:40 WITA

RESMI DISAHKAN, KOMUNITAS ACIL PEDULI SELAMAT SIAP JADI PENGGERAK K3 MANDIRI DI PASAR TERAPUNG LOK BAINTAN

Senin, 22 Juni 2026 - 18:49 WITA

Dosen Keperawatan Kritis FKIK ULM berdayakan kader PTM Desa Keramat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Kardiovaskular

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:24 WITA

Universitas Lambung Mangkurat Bentuk Tim Youth Responder di SMP Negeri 2 Karang Intan

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:12 WITA

Bentuk Kader Sebaya FKIK ULM Peduli Kesehatan Mental untuk Cegah Kenakalan Remaja di SMPN 1 Gambut

Berita Terbaru

Tala Ethnic Carnival 2026, di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, berlangsung meriah pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026

Tanah Laut

Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari

Kamis, 20 Agu 2026 - 14:19 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x