Diskumdag Tanah Laut Pastikan Stok Beras Aman, Pedagang Prediksi Harga Eceran Naik Akibat Dampak Kemarau

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Laut – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdag) Kabupaten Tanah Laut memastikan ketersediaan beras di wilayahnya masih dalam kondisi aman meski sejumlah pedagang memprediksi harga eceran beras lokal berpotensi mengalami kenaikan dalam dua pekan mendatang.

Potensi penyesuaian harga tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya hasil panen akibat musim kemarau yang mulai dirasakan petani di sejumlah wilayah.

Berdasarkan hasil pemantauan harga yang dilakukan Diskumdag Kabupaten Tanah Laut pada periode 13 hingga 20 Juli 2026, harga beras lokal di Pasar Pelaihari masih relatif stabil.

Beras Unus Mayang masih dipasarkan seharga Rp20.000 per kilogram, Siam Unus Rp19.500 per kilogram, Siam Tanggung dan Siam Biasa masing-masing Rp18.000 per kilogram, sementara Chirang Ganal bertahan di angka Rp15.000 per kilogram.

Sementara itu, untuk beras kemasan juga belum menunjukkan kenaikan yang signifikan. Beras medium tetap berada di harga Rp13.000 per kilogram, sedangkan beras premium justru mengalami sedikit penurunan dari Rp18.750 menjadi Rp18.500 per kilogram.

Baca Juga:  BPBD Tanah Bumbu Ajak Warga Siaga Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi

Meski demikian, kondisi di tingkat pedagang mulai menunjukkan adanya perubahan. Sejumlah pelaku usaha mengaku harga pada tingkat grosir atau pembelian partai besar sudah mengalami kenaikan.

Kenaikan tersebut diperkirakan akan berpengaruh terhadap harga jual eceran apabila stok lama yang masih tersedia di pasar mulai habis.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Pelaihari, Yunida, mengatakan harga eceran saat ini masih dapat dipertahankan karena pedagang masih menjual stok yang dibeli dengan harga sebelumnya.

Namun, kenaikan harga di tingkat distributor membuat penyesuaian harga eceran sulit dihindari apabila kondisi tersebut terus berlanjut.

“Untuk eceran masih harga yang sekarang, tetapi untuk pembelian partai sudah ada kenaikan. Kemungkinan dalam dua minggu ke depan harga eceran juga akan naik karena sudah tidak bisa ditahan lagi,” ujar Yunida.

Ia menjelaskan, kenaikan harga tersebut dipicu oleh menurunnya produksi padi akibat musim kemarau yang cukup panjang.

Berita Terkait

Bupati Tanah Bumbu Siapkan Pelatihan Usaha untuk Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat
Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kolaborasi dengan Dunia Usaha, Jalan Alternatif KM 171 dan SLB Satui Cerdas Diresmikan
DWP Tanah Bumbu Sosialisakan Cegah Anak Kecanduan Smartphone
Peringatan HUT Tala ke-60, Bupati Rahmat Trianto Imbau Masyarakat dan Perusahaan Ucapkan Hari Jadi Tala dengan Bunga Hidup, Bukan Karangan
Desa Sarimulya Meraih Predikat Terbaik dalam Adipura Lokal Tanah Bumbu 2025
STIKES Intan Martapura Gelar Pelatihan BTCLS bagi Mahasiswa Keperawatan Semester Akhir
Pererat Hubungan, UNUKASE Hadiri Buka Puasa Bersama Polda Kalsel
Pemkab Tanbu Alokasikan Rp64 Miliar Dukung Program MBG
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:20 WITA

96 Santri dan Mahasiswa Keagamaan Terima Beasiswa dari Pemkab Tanah Laut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Mengedukasi Pelajar Tentang Narkoba Sampai Perundungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Mengatur Langsung Lalu Lintas di Depan Sekolah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:59 WITA

Kapolres Tanah Bumbu Tinjau Warga Terdampak Kebakaran di Gang Andalas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:48 WITA

GOW Tanah Laut Libatkan Perempuan Kelola Sampah Serta Jaga Kesehatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Dinsos Tanah Laut Berkaloborasi Dengan SKPD Untuk Pasok Air Bersih

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Ikon Baru Tanah Laut! Tugu 0 Kilometer Pelaihari Diresmikan, Satu-Satunya di Kalsel yang Bisa Berputar

Selasa, 29 September 2026 - 06:30 WITA

Semangat Baru Pemuda Kalsel Menyala di Pantai Takisung: Ajang KKBW ke-37 Resmi Dibuka

Berita Terbaru

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Bedog, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/10/2026)./ Istimewa

Berita Nasional

Bocah 11 Tahun Meninggal Saat Bermain di Sungai Bedog Bantul

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:33 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x