Andi Asdar Apresiasi Pengaturan Jam Belajar Sekolah Negeri di Tanah Bumbu

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 04:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Asdar Wijaya (Tengah) apresiasi kebijakan jam belajar sekolah negeri yang perhatikan waktu bermain siswa, dalam rapat kerja Senin 14 Juli 2025.

Andi Asdar Wijaya (Tengah) apresiasi kebijakan jam belajar sekolah negeri yang perhatikan waktu bermain siswa, dalam rapat kerja Senin 14 Juli 2025.

Tanah Bumbu – Anggota DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, mengapresiasi kebijakan pengaturan jam belajar di sekolah negeri. Ia menilai, jadwal yang diterapkan sudah mempertimbangkan kebutuhan siswa, terutama waktu bermain mereka.

Menurut Andi Asdar, jam belajar di Sekolah Dasar Negeri saat ini cukup ideal. Untuk kelas 1 hingga 3 dimulai pukul 08.00 hingga 12.30 WITA, sedangkan kelas 4 hingga 6 berakhir pada pukul 13.45 WITA.

“Ini patut diapresiasi. Tapi sayangnya, hal ini belum diterapkan di sekolah swasta. Anak-anak pulang sampai pukul 16.00 WITA,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Tanah Bumbu, Senin 14 Juli 2025

Ia menilai, durasi belajar yang terlalu panjang di sekolah swasta bisa berdampak pada berkurangnya waktu bermain anak.

“Mereka bahkan bisa kehilangan kesempatan untuk bermain sama sekali. Kenapa tidak disamakan saja dengan sekolah negeri?” tambahnya.

Pernyataan tersebut merupakan bentuk keprihatinan Andi Asdar terhadap keseimbangan waktu belajar dan hak bermain siswa, terutama di jenjang sekolah dasar.

Baca Juga:  91% Suara untuk ARB, Makhruri Ungkap Harapan Besar Bagi Tanbu

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Tanah Bumbu, Dedi Teguh Effendi, menjelaskan bahwa pihaknya belum memiliki kewenangan mengatur jam belajar di sekolah swasta secara langsung.

“Dalam regulasi hanya disebutkan batas minimal jam belajar hingga pukul 13.45 WITA. Tidak ada ketentuan mengenai batas maksimalnya,” jelas Dedi.

Ia menambahkan, kemungkinan pihak sekolah swasta menambah jam pelajaran sebagai upaya meningkatkan kualitas akademik siswanya.

“Kalau saja ada ketentuan yang memuat minimum, medium, dan maksimum waktu belajar, tentu kami bisa melakukan pembatasan,” tuturnya.

Rapat kerja ini merupakan bagian dari pembahasan Program Kerja Dinas Pendidikan Tahun 2025.

Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, H. Bobi Rahman, memimpin rapat yang juga menjadi forum pemaparan capaian kinerja Dinas Pendidikan sepanjang semester pertama 2025.

Berita Terkait

Kekeringan di Kusan Hilir, Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Salurkan Air Bersih ke Tiga Desa
Enam Fraksi DPRD Tanah Bumbu Setujui RAPBD 2027, Belanja Capai Rp2,88 Triliun
DPRD Tanah Bumbu Lanjutkan Pembahasan Raperda Kemiskinan dan SDM
Dua Raperda Usulan DPRD Tanah Bumbu Dapat Persetujuan Substansial Pemkab
Enam Fraksi DPRD Tanah Bumbu Setujui Perubahan Perda tentang BPD
DPRD Tanah Bumbu Usulkan Dua Raperda Penanggulangan Kemiskinan dan Pengembangan SDM
Komisi III DPRD Tanah Bumbu Apresiasi TNI pada HUT ke-81 Tahun 2026
Ketua DPRD Tanah Bumbu Ajak Warga Jadikan Hari Kesaktian Pancasila Momentum Persatuan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Wakil Bupati Banjar Habib Said Idrus Al Habsyi Resmi Membuka Kegiatan Hari Santri 2026 se-Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:31 WITA

54 Pondok Pesantren se-Kalsel mengikuti Kegiatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar oleh PCNU Kabupaten Banjar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Sekda Banjar H. Yudi Andrea Jadi Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:39 WITA

Dosen UNU Kalsel Raih Juara Harapan III LKTI BRIDA Kalsel 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Profesi Ners ULM Gelar “DESA TANGGAP KARHUTLA”

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 00:06 WITA

Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Berita Terbaru

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Bedog, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/10/2026)./ Istimewa

Berita Nasional

Bocah 11 Tahun Meninggal Saat Bermain di Sungai Bedog Bantul

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:33 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x