Rab. Jan 14th, 2026

Air Bersih Stabil di Gunung Tinggi, Program MBR 2025 Tetap Berjalan

Distribusi air bersih di Tanah Bumbu membaik, PT Bersujud lanjutkan program MBR 2025 dengan subsidi 50 persen.
Distribusi air bersih di Tanah Bumbu membaik, PT Bersujud lanjutkan program MBR 2025 dengan subsidi 50 persen.

Tanah Bumbu – Distribusi air bersih di kawasan Gunung Tinggi, Kabupaten Tanah Bumbu, mulai menunjukkan perkembangan positif. PT Air Minum Bersujud mencatat peningkatan stabilitas aliran air di sejumlah titik, meskipun layanan belum berlangsung penuh selama 24 jam.

Direktur PT Air Minum Bersujud, Ardiansyah SE, menyampaikan informasi tersebut dalam pertemuan dengan awak media pada Jumat (23/5/25), di kantornya.

“Alhamdulillah, distribusi air bulan ini lancar. Jaringan utama tidak mengalami gangguan besar. Kalau ada keluhan, umumnya hanya persoalan teknis kecil atau masalah di sisi pelanggan,” kata Ardiansyah.

Saat ini, perusahaan mengoperasikan distribusi air dua kali dalam sehari, yakni pukul 06.00 hingga 13.00 dan dilanjutkan pukul 18.00 hingga 24.00. Aliran air sudah menjangkau sejumlah lokasi penting seperti Rusun, Kejaksaan, hingga Kantor BPD.

Ardiansyah juga menjelaskan alasan beberapa kantor dinas belum menerima aliran air. Petugas lapangan menemukan bahwa penyebab air tidak mengalir bukan gangguan jaringan, melainkan keran utama yang tertutup.

“Kami sudah pastikan jaringan lancar. Tapi kalau keran utama tertutup, tentu air tidak akan mengalir,” jelasnya.

Baca Juga:  Residivis Ini Tak Kapok Main Narkoba! Polisi Sita 25,99 Gram Sabu dan Ekstasi

PT Air Minum Bersujud memastikan suplai air bersih kini mencukupi kebutuhan masyarakat, terutama di Gunung Tinggi yang sempat terdampak gangguan distribusi.

Program Sambungan MBR 2025 Berlanjut, Warga Hanya Bayar Setengah

Dalam kesempatan yang sama, Ardiansyah menegaskan bahwa program sambungan air bersih untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) akan tetap berjalan di tahun 2025. Program ini merupakan lanjutan dari pelaksanaan tahun sebelumnya yang sukses menjangkau desa-desa seperti Gunung Besar dan Sarigadung.

“Program MBR tetap kami lanjutkan tahun ini dengan sistem subsidi 50 persen,” ujarnya.

Masyarakat cukup membayar Rp750 ribu dari total biaya sambungan sebesar Rp1.475.000. Penetapan penerima manfaat dilakukan melalui survei dan verifikasi langsung di lapangan.

“Kami seleksi berdasarkan kriteria. Jika rumahnya di perumahan subsidi tapi ada usaha di depannya, maka tidak masuk dalam kategori MBR,” tegas Ardiansyah.

Dengan membaiknya sistem distribusi dan berlanjutnya program MBR, PT Air Minum Bersujud menargetkan peningkatan layanan air bersih secara menyeluruh dan berkelanjutan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Berita Terkait

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x