Agung Laksono : Ubah Pola Sistem dari Ekspor Bahan Mentah ke Barang Jadi

- Penulis

Minggu, 7 Agustus 2022 - 15:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net –Jakarta , Indonesia terkenal sebagai negara yang kaya dengan sumber daya alam.

Dan sudah sejak jaman dahulu kala Indonesia menjadi negara yang dilirik dunia sebagai negara pengekspor beragam komoditi yang dibutuhkan dunia.

Namun begitu, sebagian besar komoditi yang diekspor masih berupa bahan mentah. Padahal produk jadi memiliki nilai lebih dibandingkan barang mentah ketika diekspor.

Karenanya, Dr. dr. H. R. Agung Laksono, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI 2019-2024 mengatakan bahwa sudah waktunya ekonomi Indonesia memiliki nilai tambah yang tinggi.

Salah satunya dengan mempercepat transformasi ekonomi Indonesia dari kebiasaan mengekspor barang mentah menjadi barang jadi.

“Kita harus merubah pola sistem untuk tidak lagi mengekspor bahan mentah tetapi barang jadi,” ujar Agung Laksono saat menerima audiensi para Pengurus Pusat Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) di Jakarta Sabtu 6 Agustus 2022.

Lebih lanjut kata Agung, terkait Japnas, diharapkan wadah para pengusaha ini turut mempercepat terciptanya peningkatan pengusaha Indonesia baik secara kualitatif dan kuantitatif.

“Japnas harus bisa berbuat banyak untuk negeri ini, karena Indonesia kaya akan sumber daya alam,” imbuh Agung Laksono yang juga mengapresiasi tema dan tagline Munas Japnas yaitu “Bangkit Bersinergi”.

Dalam kesempatan itu Ketua Umum Japnas Bayu Djokosoetono didampingi Ketua Harian Japnas Widiyanto Saputro menyampaikan terkait Munas Japnas yang akan digelar pada 25 Agustus 2022 mendatang serta sejumlah langkah yang telah dilakukan Japnas.

Baca Juga:  Ambo Sakka Lakukan Monitoring Pekerjaan Peninggian Rumah Warga yang Terdampak Banjir di Kusan Hulu

“Pada tahun 2019 Japnas melakukan business matching dengan Asia dan berhasil mencatat capaian MoU Rp3,2 triliun,” beber Bayu.

Bayu menjelaskan juga bahwa Japnas adalah organisasi di bawah Kadin yang telah berdiri sejak tahun 2015.

“Japnas sudah ada di 20 provinsi dan akan segera berkembang ke seluruh provinsi,” ujar Bayu didampingi juga jajaran Pengurus Pusat lainnya diantaranya Boncau Fakkari Maza, Ritchie, Dukut, Benyamin Prayogo dan Rizky Diansyah

Untuk itu Agung Laksono yang dalam kesempatan itu menyatakan kesediaannya untuk hadir di acara pembukaan Munas tanggal 25 Agustus 2022 nanti, berharap Japnas segera melengkapi provinsi yang belum terbentuk pengurus wilayah dalam waktu dekat.

Agung juga mengusulkan kehadiran perwakilan wilayah di Munas nanti untuk provinsi yang belum terbentuk pengurus wilayah.

Ditambahkan juga oleh Ketua Harian Japnas Widiyanto Saputro bahwa fokus Japnas mengusung kebersamaan dan sinergi.

“Dan akan menjadi pasar yang bagus kalau mendapat akses dari pemerintah untuk eksekusi program pemerintah di lapangan,” kata Widiyanto.

Di kesempatan yang sama, Boncau Fakkari Maza menyampaikan sejumlah program acara yang akan digelar dalam Munas nanti termasuk Japnas Economic Table Talk dengan tema Akselerasi Ekonomi Indonesia untuk menghadapi resesi global,

“Dalam kesempatan table talk itu, dari sejumlah aspirasi kawan-kawan di daerah ingin ada unsur pemerintah untuk bisa menjadi pembicara dalam talkshow tersebut,” terang Boncau.

Berita Terkait

Perguruan Tinggi se-Kalimantan Berkumpul di IKN, UNUKASE Tekankan Kolaborasi dan SDM
Di Tengah Konflik Global, Indonesia Selenggarakan Doa Bersama Lintas Agama Demi Perdamaian
WARISAN NUKLIR DAN KRISIS IKLIM DI KEPULAUAN MARSHALL, KOALISI GLOBAL LINTAS BENUA BERSIDANG
Penguatan Daerah Jadi Fokus, APPMBGI Resmikan Kepengurusan Sejumlah Provinsi dan Kabupaten/Kota
Haji Isam, Tegas di Bisnis Hangat Bersama Keluarga
Usai dari Balangan, Wakil Presiden Gibran Lanjutkan Peninjauan Banjir ke Kabupaten Banjar
Wakil Presiden Gibran Soroti Pemulihan Pendidikan Saat Meninjau Banjir Balangan
Tidak Hanya Soal Bansos, DPR Minta Program Pemulihan Peternak Dibuat Jangka Panjang

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Selasa, 22 September 2026 - 21:22 WITA

Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar LANDAS dan CEKATAN SEHAT, Dorong Masyarakat Desa Sungai Landas Atasi Hipertensi

Minggu, 20 September 2026 - 23:49 WITA

PKKMB UNUKASE 2026, Rektor Tekankan Kampus Tanpa Bullying

Sabtu, 19 September 2026 - 18:05 WITA

LKMM 2026 STIKes Intan Martapura: 127 Mahasiswa Ditempa Jadi Pemimpin Muda yang SAKTI

Rabu, 9 September 2026 - 17:34 WITA

PKKMB STIKes Intan Martapura 2026: SATU Langkah Membentuk Mahasiswa yang Tangguh dan Unggul

Senin, 7 September 2026 - 15:50 WITA

UNUKASE Berduka atas Wafatnya H. Rudy Ariffin, Tokoh yang Berjasa bagi Berdirinya Jejak Pendidikan NU di Kalimantan Selatan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:10 WITA

PMI Kabupaten Banjar Distribusikan 2.500 Masker Gratis

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x