Jembatan Basit Baru Ditutup Langsung Macet, Demi Jokowi Lubang Jalan pun Ditambal

- Penulis

Selasa, 19 Oktober 2021 - 18:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – BANJARMASIN, Pasca ditutupnya satu lajur di Jembatan Basit, kemarin sore, kemacetan panjang tak terelakkan lagi. Kendaraan menumpuk di kawasan Handil Bakti, Barito Kuala yang menuju Jalan Perumnas Banjarmasin.

Tak hanya truk, kendaraan roda 2 dan 4 saling mendahului.  “Seperti tak siap saat pengalihan arus. Padahal jika petugas sigap, kemacetan panjang tak akan terjadi,” keluh Guntur, warga Banjarmasin yang ingin pulang dari Handil Bakti kemarin.

Kemacetan terjadi pasca ditutupnya satu lajur Jembatan Basit sekitar pukul 16.30 Wita. Maklum, saat jam itu, arus lalu lintas kerap tinggi lantaran bertepatan jam pulang kerja. “Padahal dibuka 1 lajur. Tapi truk ikut melintas, padahal ada portal,” tukasnya.

Penutupan satu lajur kemarin molor. Sedianya, akan dilakukan pada pukul 1 siang. Kabarnya, penutupan baru terlaksana sore hari lantaran menunggu protokol istana. Sampai berita ini ditulis tadi malam, penutupan total jembatan  belum terlaksana.

Lalu lalang kendaraan yang masuk ke Batola dari Banjarmasin masih ramai.  Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Kalsel (Satker PJN Wilayah I Kalsel) Budianto, penutupan total masih menunggu kepastian jadwal. “Waktunya belum diputuskan,” ucapnya singkat.

Seperti diketahui Jembatan Basit akan kembali ditutup sampai peresmian 21 Oktober mendatang. Hanya dibuka satu lajur dari Banjarmasun ke Batola. Sebaliknya, arus lalu lintas diarahkan ke Jembatan Kayu Tangi 2. Ruas ini adalah jalan alternatif saat pembangunan Jembatan Sungai Alalak lalu.

Sementara itu,  Presiden Joko Widodo juga direncanakan berkunjung juga ke Tanah Bumbu. Hal ini membuat sibuk Balai Besar Jalan Nasional XI. Lubang-lubang yang selama ini dikeluhkan warga, harus segera ditambal sebelum Presiden tiba.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Tanbu Apresiasi Langkah Tegas Pemkab Bongkar Warung Kopi Terselubung

“Hari ini kami inventarisir. Secepatnya harus segera diaspal. Sebelum Presiden datang,” ujar Pengawas Lapangan, Sudiasa, kepada Radar Banjarmasin, Senin (18/10) sore kemarin.

Bersama Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu Subhansyah, dia sibuk menghitung jumlah lubang jalan. Dari pusat kota, sedikitnya ada tujuh lubang.

Kata Subhansyah, permintaan pebaikan jalan dari tim pengamanan di daerah. “Ada dua skenario kedatangan Jokowi. Pertama pakai heli. Ke dua lewat darat dari bandara ke lokasi,” bebernya.

Anggaran perbaikan berasal dari Balai. Tapi, belum diketahui berapa total habisnya nanti. Perintah pengaspalan itu turun mendadak. Bukan program yang telah dianggarkan sebelumnya.

Sekadar diketahui, Presiden rencananya hadir di Tanah Bumbu pada Kamis (21/10). Meresmikan pabrik biodiesel PT Jaya Agro Raya di Desa Sungai Dua.
Pabrik tersebut memiliki kapastias produksi 60 metrik ton per jam. Atau sebanyak 1,6 juta liter per hari, jika aktif selama 24 jam.

Memerlukan CPO (minyak sawit mentah) sekitar 1600 metrik ton per hari. Identik dengan 6800 tonase TBS (tandan buah segar) per hari.

Kebun perusahaan hanya mampu memasok 30 persen dari kapasitas pabrik. Sisanya akan mengambil dari buah segar kebun warga di Tanah Bumbu, Kotabaru dan area lainnya. Dari informasi yang dihimpun, investasi pabrik lebih Rp850 M. Dan akan mengolah CPO menjadi B30. (mof/zal/by/ran)

Berita Terkait

Pelantikan Dewan Direksi LPPOM Kalsel. Rektor UNUKASE Turut Hadiri Acara
Tanah Bumbu Masuk 8 Daerah yang Resmikan Mal Pelayanan Publik Baru Tahun 2026 oleh Menteri PANRB
PT KAM dan 8 SMK di Tanah Bumbu Sepakati Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Siswa Magang
Universitas Lambung Mangkurat Bentuk Tim Youth Responder di SMP Negeri 2 Karang Intan
Bentuk Kader Sebaya FKIK ULM Peduli Kesehatan Mental untuk Cegah Kenakalan Remaja di SMPN 1 Gambut
Pemkab Tanah Laut Teguhkan Komitmen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pemkab Tanah Laut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Edukasi dan Business Matching
Rektor UNUKASE Tegaskan Pentingnya Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:03 WITA

Pemkab Tanah Laut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Edukasi dan Business Matching

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:27 WITA

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DPRKPLH dan GOW Tanah Laut Ajak Masyarakat Menanam Pohon dan Kelola Sampah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:23 WITA

Pemkab Tanah Laut Lepas Kontingen PESODA 2026, Siap Ukir Prestasi di Tingkat Provinsi

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:53 WITA

BNN dan Kesbangpol Tanah Laut Matangkan RAD P4GNPN 2026, Fokus Pencegahan Narkoba hingga Tingkat Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:47 WITA

Desa Damar Lima Wakili Tanah Laut di Penilaian TPK2D Kalsel, Wabup Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:42 WITA

Harkitnas ke-118 di Tanah Laut Jadi Momentum Perkuat Literasi Digital dan Perlindungan Generasi Muda

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:13 WITA

Bupati Rahmat Trianto Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Nelayan Kuala Tambangan

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:53 WITA

Pengelola Medsos SKPD di Tanah Laut Ikuti Sertifikasi Kompetensi BNSP

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x