Banjarmasin – Badan Pengurus Pusat (BPP) Dewan Budaya Banjar menyampaikan ucapan Selamat Hari Batik Nasional pada tanggal 2 Oktober. Selain itu, peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap batik. Karena batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni, sejarah, dan filosofi luhur.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Dewan Budaya Banjar, H. Hormansyah, S.Ag., S.H., M.H., menyampaikan bahwa Hari Batik Nasional bukan sekadar perayaan tahunan. Akan tetapi, menjadi pengingat akan pentingnya menjaga, melestarikan, dan mengembangkan kekayaan budaya bangsa.
Menurutnya, batik merupakan identitas budaya Indonesia yang mencerminkan kreativitas, kearifan lokal, serta nilai-nilai kehidupan yang terwariskan secara turun-temurun.
“Momentum Hari Batik Nasional ini hendaknya menjadi penyemangat bagi seluruh masyarakat untuk semakin mencintai produk budaya bangsa, menjaga warisan leluhur, serta memperkenalkan kekayaan batik Indonesia kepada generasi muda,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama, termasuk organisasi kebudayaan, tokoh adat, generasi muda, dan seluruh elemen masyarakat.
Sebagai organisasi yang bergerak dalam pelestarian dan pengembangan budaya Banjar, Dewan Budaya Banjar turut mendorong agar semangat Hari Batik Nasional menjadi inspirasi untuk terus mengangkat dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah, termasuk kain sasirangan sebagai warisan budaya khas Kalimantan Selatan.
Keduanya memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri yang patut dijaga serta dikembangkan sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara.
Melalui peringatan Hari Batik Nasional 2 Oktober 2026, Badan Pengurus Pusat Dewan Budaya Banjar berharap semangat mencintai budaya Indonesia terus tumbuh dan menjadi perekat persatuan dalam keberagaman.
Selamat Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2026.
Batik Lestari, Budaya Terjaga, Indonesia Semakin Berjaya.















