Martapura – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Aula Kampus 1 STIKES Intan Martapura pada Rabu (22/7/2026) saat sebanyak mahasiswa resmi mengikuti Yudisium Tahun Akademik 2025/2026. Para peserta terdiri atas 13 mahasiswa Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Angkatan XXIII, 18 mahasiswa Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit Angkatan IV, dan 15 mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Angkatan I yang dinyatakan telah memenuhi seluruh persyaratan akademik untuk menyelesaikan studi.
Prosesi yudisium yang bergelar di Aula Kampus 1 STIKES Intan Martapura tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan akademik para mahasiswa sebelum memasuki dunia profesi. Mereka mengawali kegiatan dengan Sidang Tertutup Senat STIKES Intan Martapura sebagai forum resmi penetapan kelulusan mahasiswa. Setelah sidang senat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan hasil yudisium dan penyerahan hasil yudisium kepada masing-masing mahasiswa sebagai penanda berakhirnya masa studi sekaligus awal perjalanan mereka sebagai insan profesional di bidang kesehatan.

Ketua STIKES Intan Martapura, Hj. Zubaidah, SST., S.Kep., MPH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik, tetapi merupakan hasil dari perjuangan panjang mahasiswa dalam memenuhi seluruh capaian pembelajaran dan persyaratan akademik yang telah ditetapkan oleh masing-masing program studi.
“Masing-masing program studi mempunyai syarat yang harus dipenuhi untuk bisa diyudisium pada hari ini. Seluruh proses tersebut telah berhasil Saudara lalui dengan penuh perjuangan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, hari ini menjadi momentum yang sangat bermakna, bukan hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi orang tua, keluarga, dosen, dan institusi yang turut mengantarkan Saudara hingga berada pada titik ini,” ungkapnya.
Beliau menegaskan bahwa yudisium merupakan simbol lahirnya lulusan yang siap mengabdikan ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat.
“Yudisium ini merupakan pertanda kelahiran insan tenaga kesehatan yang siap mengabdikan diri di masyarakat. Gelar akademik yang Saudara peroleh hari ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui pelayanan yang profesional, berintegritas, beretika, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.”
Lebih lanjut, Hj. Zubaidah berpesan agar para lulusan terus meningkatkan kompetensi di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, serta menjaga nama baik almamater di mana pun nantinya berkarya.
“Jangan pernah berhenti belajar. Dunia kesehatan dan manajemen rumah sakit terus berkembang sehingga lulusan harus mampu beradaptasi, meningkatkan kompetensi, dan memberikan inovasi dalam setiap pengabdian. Jadilah lulusan STIKES Intan Martapura yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, empati, serta kepedulian terhadap sesama. Kami berharap Saudara semua dapat menjadi duta almamater yang membawa nama baik STIKES Intan Martapura di tengah masyarakat.”
Usai prosesi yudisium, seluruh lulusan mengikuti tradisi Mandi Kembang Bersama yang terlaksana di halaman Kampus 1 STIKES Intan Martapura. Tradisi ini merupakan warisan yang terus dilestarikan sejak masa Akademi Keperawatan (Akper) Intan Martapura hingga kini berkembang menjadi STIKES Intan Martapura.
Mandi kembang menjadi simbol rasa syukur atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan sekaligus doa dan harapan agar para lulusan senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, serta kesuksesan dalam mengabdikan ilmu kepada masyarakat. Tradisi tersebut juga menjadi ciri khas STIKES Intan Martapura yang selalu dinantikan oleh para mahasiswa menjelang akhir masa studi.
Salah seorang lulusan Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit, Lina Waldana, mengaku bersyukur dapat mencapai momen yang telah lama dinantikan tersebut.
“Alhamdulillah, ulun sangat bersyukur bisa mengikuti yudisium hari ini. Rasanya campur aduk antara senang, haru, dan bangga karena akhirnya bisa sampai di tahap ini setelah melewati berbagai proses selama kuliah di Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit. Banyak pengalaman, ilmu, dan kenangan yang saya dapatkan selama perkuliahan,” tuturnya.
Lina juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika STIKES Intan Martapura yang telah mendampingi perjalanan studinya
“Ulun juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen, staf, dan civitas akademika STIKES Intan Martapura yang telah membimbing dan mendukung kami selama masa perkuliahan. Semoga STIKES Intan Martapura semakin maju, terus berkembang, dan selalu mencetak lulusan yang kompeten serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Semoga silaturahmi yang telah terjalin juga tetap terjaga di masa yang akan datang. Untuk teman-teman, semoga kita semua sukses dan dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh di dunia kerja maupun di masyarakat,” ujarnya.
Program Studi Sarjana Keperawatan, Fir’ad Setya Nugraha, memberikan ucapan syukur atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, ulun sangat bersyukur bisa mengikuti yudisium hari ini. Rasanya campur aduk antara senang, haru, dan bangga karena akhirnya bisa sampai di tahap ini setelah melewati berbagai proses selama kuliah di Program Studi Sarjana Keperawatan. Banyak pengalaman, ilmu, dan kenangan yang saya dapatkan selama perkuliahan,” katanya.
Fir’ad berharap STIKES Intan Martapura terus berkembang menjadi institusi pendidikan kesehatan yang semakin maju dan mampu melahirkan lulusan berkualitas.
“Ulun juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen, staf, dan civitas akademika STIKES Intan Martapura yang telah membimbing dan mendukung kami selama masa perkuliahan. Semoga STIKES Intan Martapura semakin maju, terus berkembang, dan selalu mencetak lulusan yang kompeten serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Semoga silaturahmi yang telah terjalin juga tetap terjaga di masa yang akan datang. Untuk teman-teman, semoga kita semua sukses dan dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh di dunia kerja maupun di masyarakat,” ungkapnya.
Yudisium yang terselenggara pada 22 Juli 2026 ini menjadi penanda lahirnya generasi baru tenaga kesehatan dan profesional administrasi rumah sakit. Mereka diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan bekal ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai yang ditanamkan selama menempuh pendidikan di STIKES Intan Martapura, para lulusan diharapkan siap menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor kesehatan di Indonesia.















