Pemkab Tanah Laut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Edukasi dan Business Matching

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tanah Laut, Masturi, S.STP, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, Senin (15/06/2026).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tanah Laut, Masturi, S.STP, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, Senin (15/06/2026).

Tanah Laut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut terus memperkuat strategi pengembangan ekonomi daerah dengan mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemkab Tanah Laut menggelar kegiatan Edukasi dan Business Matching yang bertujuan memperluas akses pembiayaan sekaligus membuka peluang pasar bagi para pelaku UMKM.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rakat Manuntung, Senin (15/06/2026), tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tanah Laut, Masturi, S.STP, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut.

Acara ini turut dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan, Bank Indonesia, Bank Kalsel Cabang Pelaihari, BPR Tanah Laut, BPJS Ketenagakerjaan, Koordinator SPPG Kabupaten Tanah Laut, serta jajaran perangkat daerah yang tergabung dalam TPAKD dan para pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sistematis pemerintah daerah dalam memperkuat inklusi keuangan dan membangun ekosistem UMKM yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan. Selain memberikan edukasi mengenai akses pembiayaan, forum ini juga dirancang sebagai wadah mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai peluang pasar yang potensial.

Dalam sambutannya, Masturi menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM tidak cukup hanya melalui kemudahan akses permodalan. Menurutnya, pelaku usaha juga membutuhkan akses pasar yang lebih luas agar mampu meningkatkan skala usaha, produktivitas, serta daya saing di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

“Selain memperluas akses keuangan, pelaku UMKM juga memerlukan akses pasar. Karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai peluang pasar, termasuk kebutuhan komoditas dalam Program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan business matching merupakan instrumen strategis yang mampu menghubungkan pelaku usaha dengan calon pembeli, lembaga keuangan, maupun mitra bisnis potensial. Dengan demikian, pelaku UMKM tidak hanya memperoleh akses terhadap sumber pembiayaan, tetapi juga mendapatkan kepastian pasar yang dapat mendukung keberlangsungan usahanya.

Baca Juga:  Panen Raya Serentak di 11 Kecamatan, Bupati Tanah Laut Targetkan Produksi Padi Tembus 200 Ribu Ton

Berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) per 31 Mei 2026, sebanyak 3.637 pelaku usaha di Kabupaten Tanah Laut telah memperoleh akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total nilai akad kredit mencapai Rp220,1 miliar. Capaian tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan program pembiayaan pemerintah dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat.

Meski demikian, pemerintah daerah menilai masih terdapat sejumlah pelaku UMKM yang belum terjangkau layanan perbankan dan akses permodalan formal. Oleh sebab itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat guna memperluas jangkauan layanan keuangan yang inklusif dan merata.

Secara ilmiah, penguatan akses pembiayaan dan pasar merupakan dua komponen utama dalam pembangunan ekonomi berbasis UMKM. Ketersediaan modal berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi, sementara akses pasar menjadi faktor penting dalam menciptakan keberlanjutan usaha, efisiensi rantai pasok, dan peningkatan nilai tambah produk lokal. Sinergi kedua aspek tersebut diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih resilien dan adaptif terhadap perubahan.

Masturi juga menekankan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perekonomian daerah. Selain menjadi penyerap tenaga kerja yang signifikan, sektor ini turut berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi kesenjangan ekonomi, serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

“Semakin banyak UMKM yang naik kelas dan berkembang, maka semakin besar kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanah Laut,” tegasnya.

Melalui kegiatan Edukasi dan Business Matching ini, Pemkab Tanah Laut berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu meningkatkan kapasitas usahanya, memperoleh akses pembiayaan yang lebih luas, serta menjalin kemitraan bisnis yang produktif.

Berita Terkait

Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar
Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri
Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut
Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari
HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas
Khidmat, Wabup Zazuli Pimpin Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Tanah Laut
Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Tanah Laut Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
DP3AP2KB Tanah Laut Gelar Jambore GenRe, Perkuat Peran PIK-R di Sekolah
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:04 WITA

Energi Hijau dan Infrastruktur di Kalsel UNUKASE Gandeng Investor Indonesia–Tiongkok

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:48 WITA

UNUKASE Kembali Lolos Pendanaan Nasional, Prodi Agribisnis Kantongi Hibah Rp437 Juta

Senin, 13 Juli 2026 - 19:33 WITA

One Day Service UNUKASE Tuai Respons Positif, 27 Santri Langsung Jadi Calon Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:18 WITA

Workshop Wicara Publik, UNUKASE Bekali Mahasiswa Keterampilan Komunikasi dan Kepercayaan Diri

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:40 WITA

RESMI DISAHKAN, KOMUNITAS ACIL PEDULI SELAMAT SIAP JADI PENGGERAK K3 MANDIRI DI PASAR TERAPUNG LOK BAINTAN

Senin, 22 Juni 2026 - 18:49 WITA

Dosen Keperawatan Kritis FKIK ULM berdayakan kader PTM Desa Keramat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Kardiovaskular

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:24 WITA

Universitas Lambung Mangkurat Bentuk Tim Youth Responder di SMP Negeri 2 Karang Intan

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:12 WITA

Bentuk Kader Sebaya FKIK ULM Peduli Kesehatan Mental untuk Cegah Kenakalan Remaja di SMPN 1 Gambut

Berita Terbaru

Tala Ethnic Carnival 2026, di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, berlangsung meriah pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026

Tanah Laut

Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari

Kamis, 20 Agu 2026 - 14:19 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x