Malaysia – Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, bekerja sama dengan Universiti Teknologi Malaysia menyelenggarakan kegiatan International Community Service School of Nursing. Kerjasama itu terlaksana secara hybrid di Desa Felda Gugusan Adela, Kota Tinggi, Johor Bahru, Malaysia.
Ns. Imran Pashar, M.Kep, menegtuai kegiatan ini dengan anggota tim yang terdiri dari enam dosen, yaitu Dr. Herawati, S.Kep., Ns., M.Kep.; Herry Setiawan, S.Kep., Ns., M.Kep.; Rismia Agustina, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D; Dr. Anggi Setyowati, S.Kep., Ns., M.Sc.; Rifda Nur Achriyana Arif, S.Kep., Ns., M.Kep.; dan Yulia Yunara, S.Kep., Ns., M.Kep.

Pada hari pertama, (4/05/2026), mereka mengawali kegiatan dengan pemeriksaan kesehatan yang terlaksana di Wisma Felda Tunggal.
Dr. Herawati selaku Ketua Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat membuka acara secara resmi. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui kolaborasi internasional.
“This activity serves not only as a form of community service but also as a platform for cross-cultural learning for both lecturers and students. We hope our presence can provide direct benefits while strengthening global collaboration in the field of nursing.” ujarnya.
Sementara itu, hampir 100 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan. Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, serta asam urat. Selain itu, terdapat juga konsultasi kesehatan dengan dosen dan mahasiswa ULM.
Salah satu warga yang menyampaikan ucapan terima kasih atas pelayanannya.
“This free health check really helps us. We not only get checked, but also receive simple and clear explanations about our health” ungkapnya.
Pada hari kedua, (5/05/2026), mereka melanjutkan kegiatan di area perkebunan kelapa sawit, tepatnya di Ladang area Blok 8 Felda Sening. Kegiatan tersebut melalui program pendidikan kesehatan bagi para petani ladang. Materi berfokus pada aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan praktik kerja yang aman. Salah satu perwakilan pekerja menyampaikan bahwa edukasi yang mereka terima sangat relevan dengan aktivitas sehari-hari.
“This occupational safety and health education provided is very beneficial for us. We have gained a better understanding of safe working practices, especially in maintaining proper body posture to prevent injuries while working in the plantation” tuturnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat jejaring internasional. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, serta menjadi model pengembangan program kesehatan berbasis komunitas di tingkat global.















