Bogor – Kecelakaan beruntun melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi 2, Bogor, pada Rabu (5/2/2025). Insiden tragis ini mengakibatkan delapan orang tewas dan 11 lainnya mengalami luka-luka.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Rominio Ardano, mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi seluruh kendaraan yang terlibat dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan.
“Kita sudah melakukan identifikasi terhadap kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan. Kesimpulannya saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih dalam,” ujar Rominio di RSUD Ciawi.
Rominio menambahkan bahwa tim ahli akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap fungsi kendaraan, terutama sistem pengereman.
“Kita harus lakukan pengecekan menggunakan tenaga ahli terhadap fungsi remnya. Apakah sebelum atau sesaat terjadinya benturan rem masih berfungsi atau tidak,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa di lokasi kejadian tidak ditemukan jejak pengereman. Saat ini, tim masih melakukan kajian menggunakan metode Traffic Accident Analysis untuk memastikan penyebab kecelakaan.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Akhmad Wiyagus mengonfirmasi bahwa kendaraan yang terlibat terdiri dari satu truk tronton, lima minibus, dan satu sedan. Akibat kecelakaan ini, sebanyak 19 orang menjadi korban, dengan delapan di antaranya meninggal dunia.
“Korban ada 19 orang, delapan meninggal dunia, tiga mengalami luka berat, tiga luka sedang, dan lima luka ringan,” ungkap Wiyagus.
Hingga saat ini, pihak kepolisian terus melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta memastikan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.















