Banjarbaru – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Intan Martapura menggelar kuliah pakar bertema “Membangun Individu Berpikir Kritis dan Kreatif dalam Mempersiapkan Diri sebagai Tenaga Kesehatan Menyongsong Indonesia Emas pada Tahun 2045.” Acara ini berlangsung di Novotel Banjarbaru dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa dari program studi Diploma Tiga Keperawatan, Sarjana Administrasi Rumah Sakit, Sarjana Keperawatan dan Ners, serta Sarjana Fisioterapi, Sabtu (23/11).
Ketua pelaksana, Hj. Rusdiana, S.Kep., Ns., M.Kep., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya acara ini untuk membekali mahasiswa dengan wawasan kritis dan inovatif.
“Kuliah pakar ini dirancang untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di bidang kesehatan. Indonesia Emas 2045 memerlukan tenaga kesehatan yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Stikes Intan Martapura, Hj. Zubaidah, SST., S.Kep., MPH. Dalam sambutannya, beliau menekankan peran mahasiswa sebagai generasi emas bangsa.
“Mahasiswa Stikes Intan Martapura harus menjadi motor perubahan dengan mengedepankan pemikiran kritis dan kreatif. Kalian adalah pilar penting dalam mewujudkan sistem kesehatan yang berkualitas di masa depan,” tuturnya.
Kuliah pakar menghadirkan tiga pemateri terkemuka. Materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Nursalam, M.Nurs. (Hons) dengan topik “Menjadi Tenaga Kesehatan yang Kritis dan Kreatif dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045.” Dalam paparannya, Prof. Nursalam mengingatkan mahasiswa untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan.
“Tenaga kesehatan tidak hanya harus kompeten secara teknis, tetapi juga mampu berpikir strategis dalam menghadapi tantangan global,” tegasnya.
Pemateri kedua, Hj. Zubaidah, SST., S.Kep., MPH, membawakan materi berjudul “Menjadi Pribadi Tangguh di Era Kompetisi.” Beliau menyampaikan pentingnya membangun mental yang kuat di tengah persaingan dunia kerja.
“Hanya mereka yang tangguh, kreatif, dan inovatif yang mampu bertahan dan unggul,” katanya.
Sementara itu, Raihana Norfitri, SST., M.Keb menutup sesi dengan materi bertajuk “Kiat Sukses Menjadi Mahasiswa.” Ia memberikan panduan praktis kepada para mahasiswa untuk meningkatkan prestasi akademik dan keterampilan sosial.
“Mulailah dari hal kecil seperti disiplin waktu dan manajemen diri. Itu adalah kunci untuk meraih kesuksesan,” ujarnya.
Para mahasiswa tampak antusias mengikuti acara ini. Mereka tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif berdiskusi dengan para pemateri. Salah satu mahasiswa, Tedi, dari Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit, mengatakan, “Kuliah pakar ini sangat inspiratif dan membuka wawasan kami tentang pentingnya berpikir kritis dan kreatif dalam dunia kesehatan.”
Acara ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa Stikes Intan Martapura untuk terus berkembang dan berkontribusi secara maksimal dalam mempersiapkan Indonesia Emas 2045. (Zein)















