Banjarbaru – Kehadiran Lisa Heriani, seorang calon legislatif (caleg) dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru, di perkebunan warga RT 06 pada hari Rabu (17/01) menuai antusiasme dan kehangatan. Tak hanya berkunjung di tingkat lokal, Lisa mampu menjalin sinergi politiknya hingga ke tingkat provinsi dan nasional, menciptakan kolaborasi yang harmonis untuk mewujudkan aspirasi warga di lapisan terbawah.
Dalam upaya memperluas pengaruhnya, Lisa Heriani berkolaborasi dengan Lisnawati, seorang caleg DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan nomor urut 6, di tingkat provinsi. Sinergi ini menciptakan koneksi yang kuat antara wakil rakyat di tingkat lokal dan provinsi, membuktikan komitmen mereka untuk mendengarkan dan mewakili kepentingan masyarakat.
Tidak berhenti di situ, Lisa Heriani juga menjalin kerjasama di tingkat nasional dengan H. Risdianto Haleng, caleg DPR RI dapil Kalsel 2 dengan nomor urut 5. Hal ini menunjukkan bahwa Lisa tidak hanya fokus pada masalah lokal, tetapi juga peduli terhadap isu-isu nasional yang relevan untuk kesejahteraan masyarakatnya.
Pertemuan diskusi di perkebunan warga RT 06 menjadi momen hangat dan penuh makna. Warga sangat mengapresiasi kehadiran calon anggota dewan yang turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi mereka.
“Kita hanya ingin di perhatikan bu, jangan cuma kalangan atas atau kepala tim saja yang enaknya yang bisa diskusi,” ungkap salah satu warga, mencerminkan harapan sederhana namun tulus dari masyarakat.
Lisa Heriani dengan lugas menanggapi permintaan ini dan menyatakan komitmennya untuk menjadi perwakilan yang nyata bagi kepentingan rakyatnya.
“Mendengar suara dan kebutuhan masyarakat adalah tugas utama saya sebagai calon legislatif. Saya tidak hanya ingin menjadi wakil yang dipilih, tetapi juga wakil yang benar-benar mendengar dan berjuang untuk kepentingan bersama,” ujar Lisa Heriani.

Selain itu, masyarakat juga menyuarakan kekhawatiran terkait harga beli hasil pertanian mereka. Mereka berharap agar jika Lisa Heriani terpilih, harga beli ke petani dapat dijaga agar tidak merugikan mereka.
“Yang buat beli pupuk saja hampir-hampir tidak cukup,” tambah salah seorang petani, mencerminkan tantangan nyata yang dihadapi oleh kelompok tani setempat.
Lisa Heriani berjanji untuk mengambil peran aktif dalam membahas dan mencari solusi atas masalah tersebut. “Saya akan berjuang agar petani kita mendapatkan harga yang layak dan mendukung program pemberdayaan petani lokal,” tegas Lisa.
Dengan sinergi yang dibangunnya dari tingkat RT hingga nasional, Lisa Heriani memberikan harapan baru bagi masyarakat Kota Banjarbaru. Kesediaannya mendengarkan dan bertindak nyata untuk kepentingan rakyat menjadi landasan kuat untuk membangun masa depan yang lebih baik.















