Pelitanusantara.net, Martapura – Pada hari Kamis tanggal 20 Juli 2023, tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat yang didanai oleh dana DIPA hibah PDWA tahun 2023 mengadakan kegiatan pelatihan di aula Kecamatan Martapura Barat. Pelatihan ini diikuti oleh setiap perwakilan desa di wilayah kecamatan. Pelatihan bertemakan PELATIHAN PADA PERANGKAT DESA UNTUK PENGELOLAAN PAMSIMAS SECARA MANDIRI DI WILAYAH KECAMATAN MARTAPURA BARAT.
Yang bertujuan untuk menyegarkan kembali pengetahuan dan keterampilan pengelolanya dalam hal pengelolaan Pamsimas bagi desa yang sudah memiliki program ini dan untuk desa yang belum memiliki program ini tentu akan mendapatkan informasi penting tentang terkait program PAMSIMAS yang mungkin akan menjadi pertimbangan pihak perangkat desa untuk bisa mengadakan PAMSIMAS di desanya.
Ketua tim pengabdian dr. Husnul Khatimah, M.Sc menjelaskan “Program PAMSIMAS sangat penting dimiliki dan di kelola oleh wilayah desa terutama yang sumber airnya langsung dari sungai agar layak dan aman untuk dikonsumsi. Proses pengolahan air tersebut agar masyarakat terhindar dari penyakit termasuk dalam usaha menurunkan kejadian stunting di wilayah binaan kami” ucap dr. Husnul Khatimah.
“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan inisiasi tim pengabdian masyarakat kami dari Fakultas Kedokteran ULM karena telah melihat permasalahan kesehatan di wilayah Martapura Barat. Kami juga sangat berterimakasih atas kerjasama tim PUPR Kab. Banjar selaku narasumber dan Camat Martapura Barat yang memfasilitasi kegiatan kami di wilayah kerja Beliau” tambah dr. Husnul Khatimah.

Narasumber dari pelatihan ini dinas PUPR Kabupaten Banjar bidang Cipta Karya menyampaikan 2 materi yaitu tentang manajemen pengelolaan serta teknik operasional dan pemeliharaan PAMSIMAS. Herlina, ST menjelaskan bahwa PAMSIMAS adalah program pemberdayaan yang melibatkan masyarakat secara aktif, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan, hingga pengelolaan. PAMSIMAS sendiri merupakan program inklusif yang melibatkan peran aktif masyarakat, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan pemeliharaan. Program ini akan dikelola oleh masyarakat melalui Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air minum dan Sanitasi (KPSPAMS).
Selain melibatkan masyarakat, Pamsimas juga merupakan program kolaboratif yang melibatkan berbagai stakeholder, yakni pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda), dan pemerintah desa (pemdes).
Dari kegiatan ini Camat Martapura Barat, H. Ahmad Rabani, AKS.,M.Si berharap kegiatan pelatihan akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Martapura Barat melalui layanan program PAMSIMAS yang berhasil dikelola oleh masyarakat desa secara mandiri. “Masyarakat sangat terbantu dalam memahami PAMSIMAS dengan pelatihan yang difasilitasi oleh Tim Pengabdian Masyarakat FK ULM ini” ucap Ahmad Rabani.















