Pelitanusantara.net, Banjarbaru – Stikes Intan Martapura merupakan salah satu kampus kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan. Permasalahan kesehatan selalu mengalami perubahan-perubahan setiap waktunya. Berbagai permasalahan kesehatan bukan hanya menjadi perhatian pemerintah, tetapi juga menjadi perhatian kampus sebagai pencetak calon tenaga kesehatan yang akan mengabdikan diri di masyarakat.
Dalam menyiapkan lulusan yang siap bekerja di lapangan, maka kampus harus menyiapkan kurikulum pembelajaran yang baik dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Bertempat di Fave Hotel Banjarbaru, sabtu (08/06) Stikes Intan Martapura melaksanakan Lokakarya Penyusunan Panduan Kurikulum yang mengacu pada Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 dan Penerapan Metode Problem Based Learning, pada Mata Kuliah Lokakarya ini merupakan salah satu rangkaian implementasi hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Tahun 2024. Stikes Intan Martapura berhasil lolos dalam hibah tersebut.
Narasumber pada lokakarya ini adalah Prof. Dr. Yusring Sanusi Baso, S.S., M.App.Ling. (Universitas Hasanuddin Makassar) dan Cecep Heriana, S.KM., M.Kes., MPH., Ph.D. (Stikes Kuningan Cirebon).

Hj. Zubaidah, SST., S.Kep., MPH selaku Ketua Stikes Intan Martapura menyambut baik lokakarya ini untuk peningkatan mutu Stikes Intan Martapura.
“Stikes Intan Martapura selalu meningkatkan mutu kampusnya sebagai salah satu kampus penghasil tenaga kesehatan yang siap bekerja di masyarakat. Lokakarya ini sebagai salah satu bentuk penerapan Stikes Intan Martapura, dalam komitmennya memberikan pembelajaran terbaik bagi mahasiswa kami yang akan siap mengabdikan diri di masyarakat” ucap Hj. Zubaidah.
Hal ini sejalan dengan yang disampaikan Prof. Dr. Yusring Sanusi Baso, S.S., M.App.Ling. selaku salah satu narasumber pada lokakarya ini.
“Stikes Intan Martapura sebagai salah satu perguruan tinggi penerima hibah PKKM di Kalimantan Selatan. Kegiatan hari ini adalah penyusunan kurikulum, jadi harapannya dosen yang ikut kegiatan ini dapat menyusun seluruh rangkaian kurikulum yang baik. Di mana hal ini harus dapat kita pertanggungjawabkan dengan baik” tambah Prof Yusring.
Melinda Restu Pertiwi, S.Kep., Ns., M.Kep selaku penanggung jawab lokakarya ini berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama atas terselenggaranya kegiatan ini. Lokakarya implementasi hibah PKKM ini sangat membantu dalam upaya peningkatan proses pembelajaran dan kualitas lulusan.















