Tanbu Genap 22 Tahun, H Hasanuddin Ungkap Perjuangan Tak Kenal Lelah Wujudkan Pemekaran

- Penulis

Rabu, 9 April 2025 - 19:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Tanbu, H Hasanuddin saat membacakan sambutannya di hari jadi Kabupaten Tanbu ke-22.

Wakil Ketua DPRD Tanbu, H Hasanuddin saat membacakan sambutannya di hari jadi Kabupaten Tanbu ke-22.

Batulicin – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), H. Hasanuddin, menyampaikan kilas balik perjuangan panjang pemekaran wilayah Tanbu di hadapan peserta upacara bendera peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanbu ke-22, Selasa (8/4). Upacara tersebut digelar di halaman Kantor Bupati dan dipimpin langsung oleh Bupati Tanbu, Andi Rudi Latif.

Dalam sambutannya, Hasanuddin menceritakan bahwa gagasan pemekaran Kabupaten Tanbu telah dimulai sejak 1959, saat daerah ini masih dikenal sebagai Tanah Bumbu Selatan. Kala itu, panitia pemekaran dibentuk di Pagatan, namun upaya tersebut kandas pada tahun 1972 karena status kabupaten tak kunjung terealisasi.

Baru pada Agustus 2000, semangat pemekaran kembali bangkit. Dibentuklah Panitia Penuntut Kabupaten Tanbu, yang terdiri dari perwakilan delapan kecamatan, termasuk lima eks Kawedanan Tanbu Selatan serta Kecamatan Sungai Loban, Kalumpang Hulu, dan Hampang.

Panitia melakukan studi banding ke daerah-daerah yang telah berhasil melakukan pemekaran, seperti Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Hasil studi tersebut disusun dalam bentuk proposal kelayakan yang kemudian diajukan ke Pemerintah dan DPRD Kabupaten Kotabaru. Namun, menurut Hasanuddin, usulan tersebut tidak mendapat tanggapan yang diharapkan.

“Karena tidak direspons, panitia mengambil langkah langsung ke pemerintah pusat. Kami bertemu dengan Mendagri dan pimpinan DPR RI, yang justru memberikan dukungan positif,” ungkap Hasanuddin.

Baca Juga:  Momentum Ramadan, Polres Tanah Bumbu Perkuat Silaturahmi Lewat Peringatan Nuzulul Quran

Tak hanya ke Jakarta, perjuangan juga dilakukan ke DPRD dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang turut menyatakan dukungan terhadap pemekaran. Dari hasil kajian yang dilakukan, disimpulkan bahwa Tanah Bumbu memenuhi semua syarat untuk menjadi kabupaten mandiri.

“Panitia melakukan 17 kali perjalanan ke Jakarta, 20 kali ke Surabaya, 4 kali ke Kalimantan Timur, dan 75 kali ke Kotabaru. Kami juga mengirimkan 289 surat resmi tanpa balasan, dan menggelar 185 rapat internal,” jelasnya.

Setelah melalui aksi nyata dan tekanan lapangan, akhirnya DPRD Kabupaten Kotabaru menerbitkan surat keputusan dukungan pemekaran, mencakup lima kecamatan: Batulicin, Kusan Hilir, Kusan Hulu, Sungai Loban, dan Satui. Dukungan serupa datang dari Bupati Kotabaru, DPRD Provinsi, hingga Gubernur Kalimantan Selatan.

Kementerian Dalam Negeri pun menyatakan kesiapannya memproses aspirasi tersebut. Puncaknya, pada 27 Januari 2003, DPR RI mengesahkan Undang-Undang Pembentukan Kabupaten Tanah Bumbu melalui Sidang Paripurna di Jakarta. Pengesahan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2003, yang ditandatangani pada 25 Februari 2003.

“Alhamdulillah, secara yuridis dan praktis, Tanah Bumbu resmi menjadi kabupaten,” ujar Hasanuddin.

Sebagai penutup rangkaian perjuangan panjang itu, pelantikan Pejabat Bupati pertama, H. Zairullah Azhar, MSc, dilaksanakan pada 8 April 2003.

Berita Terkait

Kepala Diskominfo Tanah Bumbu Bongkar Modus Penipuan Catering Fiktif
Bupati Andi Rudi Latif Siapkan Dokter Spesialis, Warga Tak Perlu Lagi Berobat Jauh
Pembuka Mappanre Ri Tasi’e, Karnaval Mallibu Kampong Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu
Bupati Andi Rudi Latif Gandeng Kaka Slank Tanam Mangrove di Muara Pagatan, Cegah Abrasi dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Reses di Satui, Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Sya’bani Rasul Fokus Dorong Pembangunan Sekolah dan Puskesmas
Wakil Ketua DPRD Apresiasi HUT ke-23 Tanah Bumbu, Optimistis Makin Maju dan Sejahtera
Ketua DPRD Tanah Bumbu Andrean Atma Maulani Hadiri HLM TP2DD 2026, Dukung Percepatan Digitalisasi
Turnamen Sepakbola Piala Bupati Tanah Bumbu 2026 Resmi Dibuka, Dorong Sportivitas dan Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:48 WITA

Kades Tanah Laut Perdalam Kepemimpinan di IPDN, Fokus pada Tata Kelola Desa yang Akuntabel

Selasa, 14 April 2026 - 05:03 WITA

MTQPN 2026 Resmi Dibuka di Tanah Laut, Perkuat Generasi Politeknik Berbasis Al-Qur’an

Selasa, 14 April 2026 - 04:53 WITA

ASN Tanah Laut Diingatkan Tingkatkan Kinerja dan Disiplin, Apel Gabungan Jadi Momentum Evaluasi Nyata

Minggu, 12 April 2026 - 08:03 WITA

Antusiasme Warga Membludak, Nobar Film “Kuyang” di Pelaihari Jadi Ajang Hiburan Sekaligus Seruan Bangun Bioskop

Jumat, 10 April 2026 - 17:55 WITA

Tanah Laut Jadi Episentrum Gerakan Tanam Serempak 10.000 Hektar, Dorong Kedaulatan Pangan Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 01:54 WITA

Pelantikan ASN Tanah Laut 2026, Bupati Rahmat Trianto Soroti Etos Kerja dan Integritas

Kamis, 9 April 2026 - 01:26 WITA

Pemkab Tanah Laut Dukung Penuh Pembangunan Ponpes Al Mubarok Putera di Sarang Halang

Senin, 6 April 2026 - 22:01 WITA

Dari PKK ke Pramuka, Hj. Dian Rahmat Dorong Tertib Administrasi KTA Nasional 2026

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x