Tanah Bumbu Terima Kunjungan Menteri Pertanian

- Penulis

Senin, 20 Maret 2023 - 14:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Desa Jombang Kecamatan Satui, Tanah Bumbu, terima kunjungan Menteri Pertanian (Mentan) RI Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, dalam rangka kegiatan Panen Pedet Nasional dan Kick Off Siskaku Intip (Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi Berbasis Kemitraan Usaha Ternak Inti Plasma), Sabtu (18/3/2023) kemarin.

Siskaku Intip sendiri merupakan program unggulan yang dilaksanakan sebagai upaya pengembangan sistem usaha dan agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan, dan terintegrasi.

Program ini ditujukan guna mendukung percepatan swasembada sapi potong di provinsi Kalimantan Selatan, dengan peningkatan populasi ternak sapi potong, peningkatan pendapatan pekebun dan peternak, dan peningkatan pertumbuhan ekonomi perdesaan, wilayah dan nasional.

Turut berhadir Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar, Dirjen Tanaman Pangan, Kepala BSIP, Dirjen Prasarana & Sarana Pertanian, Dirjen PKH, Dirjen Peternakan Kesehatan Hewan, unsur Forkopimda dan tamu undangan.

Dalam laporannya, Bupati Tanah Bumbu Abah Zairullah Azhar menyampaikan bahwa saat ini Tanah Bumbu memiliki total luasan perkebunan kelapa sawit seluas 86.466 Ha, terdiri dari 35.349 Ha Perkebunan Rakyat dan 51.117 Ha Perkebunan Swasta serta populasi sapi potong sebanyak 19.586 ekor.

Melalui kegiatan tersebut, Abah berharap dapat tercipta korporasi, antara pekebun dan peternak, guna menghasilkan produksi sapi berbiaya rendah, meningkatkan produksi sawit, dan meningkatkan pendapatan perkebunan.

Baca Juga:  Berulang Tahun Ke-44 Hari Ini, Fatmawati: Saya Punya Harapan Besar Untuk Masyarakat

“Sehingga nantinya dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang bekerja sebagai pekebun dan peternak,” harap Abah.

Senada dengan Bupati, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, atau yang dikenal dengan Paman Birin mengatakan, Kalimantan Selatan sebagai pintu gerbang IKN (Ibu Kota Nusantara) perlu dilandasi dengan ketahanan pangan yang kuat.

“Kita berharap para penggiat untuk menjalankan dan mengembankan sistem ini, perlu kita jaga dan lestarikan, sehingga bukan lagi mimpi tapi aplikasi bahwa Kalsel menjadi penghasil sapi yang berkualitas,” jelasnya.

Mentan RI Syahrul Yasin Limpo menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan penyelamat ekonomi bangsa, semasa pandemi Covid-19. Hal ini menunjukkan bahwa pertanian merupakan sektor yang tahan banting.
Oleh sebab itu, Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan dengan potensi Sumber Daya Alam yang luar biasa, termasuk dalam bidang pertanian, diharapkan Mentan dapat menjadi salah satu leading sector.

Mentan berpesan agar para pemangku kepentingan untuk dapat terus mendorong sektor ini demi kelangsungan masyarakat dan pembangunan daerah, sehingga Mentan menaikkan capaian target Kalsel maupun Tanbu pada sapi sawit saat ini menjadi 10 ribu capaian.

“Saya mengimbau pemilik perusahaan perkebunan sawit untuk bergabung dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional dan mewujudkan perkebunan berkelanjutan,” tutupnya. (Rel/nf)

Berita Terkait

Pemkab Tanah Bumbu Tekankan Peran Strategis Desa dalam Perlindungan Anak dan Perempuan
Terima BAPINTAR dari Pemprov Kalsel, Pemkab Tanah Bumbu Fokus Tingkatkan SDM Berkualitas
Peringatan Otoda ke-30 dan Hardiknas 2026, Pemkab Tanah Laut Perkuat Kolaborasi untuk Peningkatan SDM
Uniting the Spirit of Togetherness, Character, and Leadership: Pemilihan Duta Program Studi Sarjana Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura Tahun 2026 Berlangsung Meriah
Puslitbang Polri Teliti Penanganan Demonstrasi di Tanah Bumbu, Tekankan Pendekatan Humanis
Ghea Putri Alisya dan Muhammad Rayhan Resmi Dinobatkan Sebagai Duta Prodi D3 Keperawatan STIKes Intan Martapura 2026.
Hima ARS Stikes Intan Martapura Gelar Grand Final Duta Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit
Upacara Penuh Khidmat hingga Kebersamaan Tanpa Sekat Mewarnai Hardiknas 2026 di UNUKASE

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

Kamis, 23 April 2026 - 22:17 WITA

HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian

Senin, 16 Maret 2026 - 20:04 WITA

Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW

Senin, 9 Maret 2026 - 23:01 WITA

Di Tengah Krisis Global, Indonesia Online Media Forum 2026 Dorong Jurnalisme Berorientasi Kemanusiaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:07 WITA

Koalisi Masyarakat Sipil Korea Selatan Peringatkan Bahaya Stigmatisasi Agama oleh Negara

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:15 WITA

LPTNU Jajaki Kerja Sama Strategis Akademik dan Keagamaan dengan Pusat Kajian Imam Bukhari Uzbekistan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:00 WITA

UNUKASE Buka Peluang Magang Internasional, Bersama Universitas Uzbekistan

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:28 WITA

Pemuka Agama Serukan Kepemimpinan Etis dalam Forum Lintas Agama Filipina–Indonesia

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x