Siapa di Balik Mobil RI 36? Viral di Tengah Kemacetan Jakarta

- Penulis

Jumat, 10 Januari 2025 - 20:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi, Budi Arie, menegaskan bahwa mobil dinas berpelat RI 36, yang videonya viral karena pengawalnya menunjuk pengendara lain, bukanlah miliknya

Menteri Koperasi, Budi Arie, menegaskan bahwa mobil dinas berpelat RI 36, yang videonya viral karena pengawalnya menunjuk pengendara lain, bukanlah miliknya

Jakarta – Baru-baru ini, sebuah video viral di platform X menunjukkan mobil dinas berpelat RI 36 menerobos kemacetan jalanan Ibu Kota dengan kawalan patroli dan pengawalan (patwal). Dalam video tersebut, motor patwal dengan lampu strobo terlihat membuka jalan agar Toyota Alphard berpelat dinas itu dapat melaju dengan lancar di tengah kemacetan.

Namun, aksi ini memicu kritik tajam dari masyarakat. Tindakan seorang petugas patwal yang menunjuk-nunjuk sopir taksi dalam video tersebut dianggap arogan dan tidak menghormati pengguna jalan lain. Publik mempertanyakan penggunaan fasilitas patwal secara sembarangan yang dinilai dapat mengganggu ketertiban lalu lintas.

Menurut Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2015, pelat nomor RI digunakan oleh pejabat tinggi negara dan memiliki kode khusus tanpa huruf seri. Kode ‘RI’ merujuk pada ‘Republik Indonesia’, sementara nomor di belakangnya menunjukkan jabatan atau kementerian terkait.

Pelat RI 36 awalnya dikaitkan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid. Namun, ia menegaskan bahwa pelat tersebut bukan miliknya.

“Pelat nomor yang kami terima dari Sekretariat Negara RI 26, bukan RI 36,” jelas Nusron, Jumat (10/1).

Baca Juga:  Biaya Haji 2025 Turun! Jamaah Hanya Bayar Rp55,4 Juta

Ia juga mengaku lebih sering menggunakan mobil berpelat B 8588 ZZH, yang merupakan kode untuk kendaraan dinas kementerian.

Sementara itu, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie, menyatakan bahwa ia sudah tidak lagi menggunakan pelat RI 36 setelah pindah kementerian.

“Bukan, bukan punya saya. Saya sudah tidak menggunakan RI 36 lagi sejak pindah kementerian,” ujarnya.

Hingga saat ini, identitas pemilik kendaraan dinas dengan pelat RI 36 dalam video viral tersebut masih belum terkonfirmasi. Hal ini semakin memicu tanda tanya publik mengenai siapa yang menggunakan fasilitas negara tersebut.

Dirgakkum Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, menanggapi kejadian ini dengan menyatakan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada anggota yang bersikap arogan.

“Sementara saya belum dapat laporan dari Kasubditwal. Kan petugasnya ada yang dari Korlantas, ada yang dari Polda Metro Jaya, nanti kita pastikan dulu,” katanya.

Kejadian ini menjadi pengingat penting tentang transparansi penggunaan fasilitas negara serta perlunya pengawasan terhadap tindakan yang dapat merugikan masyarakat luas.

Berita Terkait

Dai Muda Banjarmasin, Muhammad Kamal Ihsan, Tembus Babak Lanjutan AKSI Indosiar 2026 Wakili Yogyakarta
HWPL bersama IPYG berkolaborasi dengan Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta Timur menggelar The 1st Indonesia Youth Empowerment Peace Class (YEPC): Why Youth Matters?
Di Hadapan PBNU, Rektor UNUKASE Beberkan Strategi Penguatan Pendidikan Tinggi NU
Ketua KNPI Dorong Pemuda Jadi Penentu Arah Demokrasi di Era Pemilu Terpisah
KH. Ma’ruf Amin Jadi Ketua Dewan Penasehat SMSI, Tegaskan Peran Media Siber sebagai Penjaga Moral Bangsa
Sambut HPN 2026, SMSI Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Pemda dan Dewan Pers
Demi Tanah Bumbu, H. Hasanuddin Bertemu Komisi III DPR RI Bahas Kerja Sama Strategis
Rokok Ilegal Disikat! Bea Cukai Bongkar Modus Baru dari Mobil Mewah hingga E-commerce

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:15 WITA

DWP Tanah Bumbu Sosialisakan Cegah Anak Kecanduan Smartphone

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:17 WITA

Peringatan HUT Tala ke-60, Bupati Rahmat Trianto Imbau Masyarakat dan Perusahaan Ucapkan Hari Jadi Tala dengan Bunga Hidup, Bukan Karangan

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 22:38 WITA

Desa Sarimulya Meraih Predikat Terbaik dalam Adipura Lokal Tanah Bumbu 2025

Selasa, 1 Juli 2025 - 15:04 WITA

STIKES Intan Martapura Gelar Pelatihan BTCLS bagi Mahasiswa Keperawatan Semester Akhir

Jumat, 21 Maret 2025 - 19:56 WITA

Pererat Hubungan, UNUKASE Hadiri Buka Puasa Bersama Polda Kalsel

Senin, 10 Maret 2025 - 12:08 WITA

Pemkab Tanbu Alokasikan Rp64 Miliar Dukung Program MBG

Sabtu, 25 Januari 2025 - 04:10 WITA

Ahmad Muzani: IKN Akan Jadi Ibu Kota Politik pada 2028

Senin, 20 Januari 2025 - 10:45 WITA

Seminar Proposal UNUKASE: Merupakan Puncak dari Proses Akademik

Berita Terbaru

HWPL menyelenggarakan “DPE–HWPL Peace Education Teacher Graduation Ceremony” di Maseru lesotho pada (13/03/2026).

Internasional

HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

HWPL Global Branch 12 menyelenggarakan kegiatan “2026 HWPL Cambodia Religious Youth Peace Camp” di Asia Euro University, Phnom Penh, Kamboja

Internasional

Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x