Rakor Pengendalian Inflasi Daerah oleh Kemendagri RI secara Virtual

- Penulis

Senin, 20 Februari 2023 - 14:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Menilik dari laman resmi pemkab Tanah Bumbu, mc.tanahbumbukab.go.id, Berkaitan dengan antisipasi Pemerintah Pusat dalam hal mengendalikan ekonomi di wilayah pemerintah daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia menggelar rapat koordinasi guna mengantisipasi agar tidak terdampak pada krisis ekonomi global.

Kegiatan digelar di gedung Sasana Bhakti Praja, Kementrian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (20/02/23) secara virtual.

Acara dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. dan disusul pemaparan Indeks Perkembangan Harga (IPH) oleh Deputi Bidang Statistik Produksi: M. Habibullah S.Si, M.Si.

Dalam rakor tersebut, juga hadir Kepala Badan Pusat Statistik beserta jajarannya, para Narasumber yang ahli di bidang perekonomian dan statistik, Kepala Daerah (Gubernur, Bupati dan Walikota se-indonesia).

Selain itu, di Kabupaten Tanah Bumbu sendiri hadir pula Bupati Tanah Bumbu yang diwakili oleh Asisten Perekonomian Pembangunan H Riduan, Kepala Dinas Sosial Basuni, Kepala BPS Tanbu Rudi Nooryadi, para pejabat serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesemptan tersebut, Tito Karnavian menyampaikan, bahwa Inflasi di awal tahun 2023 relatif lebih rendah dari pada awal tahun sebelum nya.

Baca Juga:  Kemenkumham Kalsel Gelar Rakernis di Tanah Bumbu

“Kemendagri secara rutin, setiap minggu melakukan pengecekan dan monitoring di sebanyak 180 daerah, serta mengumumkan IPH sebagai proxy inflasi setiap minggunya,” ungkap Tito sambil membuka zoom meeting.

Selain itu, Deputi Bidang Statistik Produksi M. Habibullah S.Si, M.Si, menyampaikan IPH tertinggi minggu ini dialami oleh kepulauan Sumatera.

Namun, untuk IPH wilayah Kalimantan Selatan sendiri bisa dibilang stabil, karena tidak terjadi kenaikan maupun penurunan harga yang signifikan.

“IPH tertinggi di Sumatera, terjadi di Kabupaten Solok dengan indeks nilai IPH 7,46 % yang salah satu komoditas mempunyai andil terbesar yaitu beras, bawang merah dan minyak goreng,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga memaparkan, Beras merupakan penyumbang kenaikan harga di 147 kab/kota, kemudian bawang merah di 125 kab/kota, minyak goreng di angka 118 kab/kota dan cabe merah diangka 86 kab/kota.

Kemudian, untuk Kalimantan Selatan sendiri di awasi langsung oleh Dirjen Kementerian Dalam Negeri, karena sebagian besar kalimantan defisit untuk cabe besar dan bawang merah hingga saat ini, namun scra keseluruhan masih surplus diangka 92 persen.

“Oleh sebab itu, semua wilayah ini tentu harus diawasi betul-betul agar harga tetap stabil menjelang Ramadhan tahun ini,” bebernya. (Rel/matanbu)

Berita Terkait

Pelantikan Dewan Direksi LPPOM Kalsel. Rektor UNUKASE Turut Hadiri Acara
Tanah Bumbu Masuk 8 Daerah yang Resmikan Mal Pelayanan Publik Baru Tahun 2026 oleh Menteri PANRB
PT KAM dan 8 SMK di Tanah Bumbu Sepakati Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Siswa Magang
Universitas Lambung Mangkurat Bentuk Tim Youth Responder di SMP Negeri 2 Karang Intan
Bentuk Kader Sebaya FKIK ULM Peduli Kesehatan Mental untuk Cegah Kenakalan Remaja di SMPN 1 Gambut
Pemkab Tanah Laut Teguhkan Komitmen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pemkab Tanah Laut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Edukasi dan Business Matching
Rektor UNUKASE Tegaskan Pentingnya Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:03 WITA

Pemkab Tanah Laut Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Edukasi dan Business Matching

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:27 WITA

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DPRKPLH dan GOW Tanah Laut Ajak Masyarakat Menanam Pohon dan Kelola Sampah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:23 WITA

Pemkab Tanah Laut Lepas Kontingen PESODA 2026, Siap Ukir Prestasi di Tingkat Provinsi

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:53 WITA

BNN dan Kesbangpol Tanah Laut Matangkan RAD P4GNPN 2026, Fokus Pencegahan Narkoba hingga Tingkat Desa

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:47 WITA

Desa Damar Lima Wakili Tanah Laut di Penilaian TPK2D Kalsel, Wabup Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:42 WITA

Harkitnas ke-118 di Tanah Laut Jadi Momentum Perkuat Literasi Digital dan Perlindungan Generasi Muda

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:13 WITA

Bupati Rahmat Trianto Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Nelayan Kuala Tambangan

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:53 WITA

Pengelola Medsos SKPD di Tanah Laut Ikuti Sertifikasi Kompetensi BNSP

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x