Batulicin – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, resmi dimulai di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Senin (13/1). Peluncuran program ini dihadiri oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Hj. Narni, yang mewakili Bupati Tanbu, serta Kepala Dinas Kesehatan Tanbu, Amiluddin, bersama pihak terkait lainnya.
Kegiatan perdana program ini dilaksanakan di TK, SDN, SMP, dan SMK Bangun Banua yang berlokasi di Desa Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat. Program ini melibatkan ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Tanbu, Amiluddin, mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung penuh program pemerintah yang bertujuan untuk mencukupi kebutuhan gizi anak-anak di Tanah Bumbu.
“Melalui program ini, kita berharap para pelajar dapat tumbuh sehat dan berprestasi dengan dukungan makanan bergizi,” ujarnya.
Namun, Amiluddin juga menggarisbawahi tantangan yang dihadapi dalam implementasi program ini, terutama terkait ketersediaan Ompreng Stainless Standar yang disyaratkan oleh Badan Gizi Nasional. Saat ini, hanya tersedia 2.000 ompreng di Tanbu, sedangkan kebutuhan sebenarnya mencapai lebih dari 71.000 unit.
Dari jumlah siswa di Tanbu yang mencapai 71.803 orang, idealnya diperlukan 24 dapur untuk mendukung pelaksanaan program ini. Sayangnya, saat ini baru tersedia dua dapur yang terletak di Amandit dan Kompi.
“Jumlah dapur yang ada masih jauh dari kebutuhan ideal untuk mendukung program ini secara maksimal,” kata Amiluddin.
Program MBG ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mencegah stunting, yang menjadi salah satu perhatian utama di wilayah Tanbu.















